Published On: Rab, Agu 2nd, 2017
                            

Uang Kuliah Tunggal UMRAH Mencekik

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menyoroti polemik yang terjadi di kampus serta kebijakan yang tidak pro kepada mahasiswa, Senin (1/08) kemarin, saat menggelar refleksi di Kampus UMRAH Dompak.

“Kita lihat perjalanan UMRAH selama 10 tahun ini, beda dengan cita-cita berdirinya UMRAH oleh tokoh-tokoh pendiri,” kata Koordinator Lapangan (Korlap), Muhammad Saputra.

Bahkan dari tahun ke tahun polemik di UMRAH tidak kunjung selesai sampai ke akarnya. Menurutnya, tidak adanya kebijaksaan petinggi kampus sehingga polemik klasik ini tidak tuntas. 

“Contohnya masalah UKT (red, Uang Kuliah Tunggal), kan ditentukan Dikti, cuman untuk nomilannya terlalu tinggi, karena mayoritas masyarakat Kepri penghasilannya dibawah UMK,” ucapnya.

Sedangkan dari kebijakan itu banyak putra dan putri Kepri tidak bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Selain itu, kata Saputra, ada mahasiswa yang sudah masuk ke UMRAH namun keluar karena terbatasnya uang akibat dari UKT yang “mencekik”.

“Data yang kita tau dari Jurusan Sosiologi dan IAN ada yang keluar karena terbatasnya ekonomi,” katanya.

Kemudian pihaknya juga menyoroti penjaringan untuk pembayaran UKT tidak selektif dan transparan. Seharusnya penentuan UKT harus selektif. 

“Seharusnya penentuan UKT dilihat dari kemampuan ekonomi itu sesuai Permendikti. Kita dapat keluhan dari mahasiswa baru yang masuk, penentuan UKT berdasarkan jalur masuk,” ujarnya. (RNN)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>