Published On: Rab, Apr 22nd, 2015
                            

Soal PAM, Danlantamal Benarkan Ada MoU Bersama PLN

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Terkait pernyataan General Manager (GM) PT. Perusahan Listrik Negara (PLN) rayon Tanjungpinang, Majuddin tentang adanya MoU PLN bersama TNI-AL, Rabu (22/04) siang.

Hal tersebut dibenarkan oleh Danlantamal IV TNI-AL, Laksamana Pertama. Sulistiyanto, saat dikonfirmasi KepriDays.com. “Ya tentu, kami menempatkan prajurit sampai dengan pada sumber-sumber pembangkit tenaga listrik PLN baik diesel, gas maupun uap, sesuai dengan MoU,” terangnya.

Sulistiyanto juga menjelaskan, sesuai peraturan perundang- undangan institusi, TNI diizinkan membantu Pengamanan (PAM) bila ada permintaan atau atas permintaan baik dari Polri, Pemda, Instansi pemerintah yg memiliki objek vital.

“TNI juga sudah ada permintaan untuk membantu PAM pengeboran minyak baik yg didarat maupun lepas pantai, serta pertambangan alumunium freeport,” ungkapnya.

Saat ditanya soal PAM anggotanya membawa senjata laras panjang jenis AK-47, Sulistiyanto mengatakan, bahwa senjata tersebut hanya untuk mengantisipasi atau ada hal lain dalam kondisi terburuk.

“Senjata tersebut memang sengaja kami bekali kepada anggota untuk antisipasi dari demonstran yang disisipi orang yang tidak bertanggung jawab berbuat onar. Pembekalan senjata itu kami sudah meminta izin kepada Komandan Armabar TNI-AL,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Sulistiyanto, melihat kejadian yang lalu dimana salah seorang dari Kanwil PLN Pekanbaru sempat terkena pukulan oleh para demonstran, dan pihak PLN merasa insiden tersebut akan terjadi kembali.

“Karena GM PLN Tanjungpinang, Majuddin merasa kecewa terhadap PAM dari pihak kepolisian Polres Tanjungpinang, maka beliau meminta PAM dari Lantamal IV. Tapi penggunaan senjata akan menjadi perhatian kami, apabila sudah sangat krusial dan akan menyebabkan korban jiwa sesuai dengan urutan resikonya,” ucap dia.

Akan hal itu, Sulistiyanto mengharapkan, dengan adanya PAM PLN oleh anggotanya, pihak PLN dapat lebih tenang bekerja dan dapat mencapai apa yang diharapkan oleh masyarakat untuk tidak terjadi kembali pemadaman bergilir.

“Tetapi bila mereka merasa ketakutan dalam bekerja akan aksi demo, dan sampai melakukan pengrusakan kembali aset-aset atau peralatan pembangkit PLN, sudah pasti kinerja PLN akan semakin menurun. Saya tegaskan kembali, sifatnya Lantamal saat PAM di PLN hanya membantu dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” ujarnya. (ERA)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>