Published On: Jum, Agu 29th, 2014
                            

Satpol PP Beri Peringatan Terakhir PKL Maping

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang kali ini memberikan peringatan terakhir kepada sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di areal jalan di sejumlah tempat di Kota Tanjungpinang, yakni, mulai dari jalan Teuku Umar, jalan Pamedan dan Batu IX yang Makan Pinggir (Maping) jalan, Kamis (28/8) pukul 17.30 Wib kemarin.

“Pedagang yang Maping akan diberi himbauan agar tidak berjualan kembali di areal tersebut. Ini sebagai peringatan dan mengosongkan areal itu,” ucap Kabid Operasinal Satpol PP Kota Tanjungpinang, Omrani kepada KepriDays.com.

Kemudian, Omrani menambahkan, PKL yang membandel dan tetap berjualan akan ditindak hari ini Jum’at 29 Agustus 2014. Lalu barang dagangannya di bongkar untuk dibawa ke kantor Satpol PP Kota Tanjungpinang.

“Pedagang yang bandel akan di angkat barang dagangannya, ini berdasarkan laporan dari beberapa Toko di jalan Teuku umar yang didepannya digunakan PKL,” ucapnya.

Satpol PP pun akan rutin memantau beberapa tempat PKL didaerah tersebut, agar dapat di tindak langsung jika kembali Maping. “Agar jalan bersih dari PKL dan tidak ada laporan lagi dari Toko disekitar jalan Teuku Umar yang risih kehadiran PKL Maping,” ucap Omrani.

Sebelumnya, PKL yang berdagang di areal jalan Teuku Umar sudah dipantau oleh tim Satpol PP Kota Tanjungpinang beberapa hari yang lalu. Ternyata PKL tersebut sebenarnya sudah berdagang di Pasar Baru dan ada juga yang sudah mendapatkan tempat di Pinang City Walk (PCW). Karena di PCW sepi akhirnya PKL tersebut pindah ke pinggir jalan Teuku Umar.

Akan hal itu, Omrani melanjutkan, PKL yang menggunakan areal jalan akan didata keseluruhannya. Bila semua data sudah terkumpul, nantinya PKL tersebut akan dipindahkan ke areal yang ditentukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang. “PKL ini akan di data dan diberikan tempat kedepannya,” ungkapnya.

Sementara itu, dari beberapa PKL yang di beri peringatan merasa miris hatinya, yakni, Azuar pedagang martabak di jalan Pamedan. Ia akan mencoba menjumpai Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah agar diberikan keringanan untuk berjualan.

“Kami masyarakat Kota Tanjungpinang, Pak Lis juga harus memperhatikan kami. Jika tidak boleh berjualan berikan kami tempat,” kata Azuar. (ADO)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>