Published On: Jum, Agu 8th, 2014
                            

Satnarkoba Bekuk Sindikat Narkoba Internasional

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Dua orang sendikat jaringan narkoba internasional berinisal IK (43) dan HS (42) yang merupakan suami istri dibekuk jajaran Satuan Reserse Narkoba (Stanarkoba) Polres Tanjungpinang, Rabu (6/8) lalu di jalan Haji Ungar Lorong Tanama Blok G nomor 15 Kota Tanjungpinang.

Dari tangan kedua tersangka tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 87 butir Pil Extasi, Sabu-Sabu seberat 32,88 gram yang ditafsir harganya lebih dari Rp. 100 juta jika diuangkan. Kemudian, satu unit timbangan digital, dua handpone merek Blackberry Curve dan Nokia, serta uang tunai sebesar Rp. 5,5 juta.

Kepada KepriDays.com, Kapolres Tanjungpinang, AKBP. Dwita Kumu mengatakan, bahwa kedua tersangka ini merupakan jaringan internasional peredaran narkoba. Hal ini diperkuat dengan adanya bukti asal barang yang berasal dari Negara Malaysia, berarti ini merupakan jaringan internasional dan lintas negara.

“Pengakuan dari kedua tersangka ini. Bahwa, barang haram ini berasal dari Malaysia dan dibawa ke Tanjungpinang dengan menggunakan jalur kapal laut melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang,” terangnya saat didampingi Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP. Soeharnoko.

Selain itu, Dwita Kumu menjelaskan, kedua tersangka bisa ditangkap oleh jajaran Polres Kota Tanjungpinang berkat laporan dari masyarakat. Saat ditangkap oleh tim Sat Narkoba keduanya tidak melakukan perlawanan dan langsung dilakukan penggeledahan dirumahnya tersebut.

“Setelah dilakukan penggeledahan, tim akhirnya menemukan barang bukti tersebut dan membawa kedua tersangka ke kantor Polres Tanjungpinang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Soeharnoko menjelaskan, kedua tersangka ini secara sah dan terbukti memiliki dan mengedarkan barang haram tersebut. Keduanya, akan dijerat dengan pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 114 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kedua pelaku ini, akan terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara dan juga ditambah dengan denda,” jelasnya

Untuk langkah selanjutnya, lanjut Soeharnoko, jajaran Polres Tanjungpinang akan melakukan penyelidikan lebih lanjutan. Sebab keduanya merupakan jaringan internasional narkotika, hal ini dengan pengakuan dari kedua tersangka, bahwa banrang ini didatangkan dari luar negeri.

“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait baik yang ada di Tanjungpinang dan juga dengan pihak lainnya yang ada di luar negeri untuk pengembangkan barang haram ini,” tegasnya.

Sementara itu, kedua tersangka IK dan HS ketika diwawancarai beberapa awak media di Kepri terkait narkoba ini mengatakan, narkoba ini berasal dari Malaksia dibawa melalui pelabuhan Tanjungpinang dengan cara menyembunyikan diantara barang-barang bawaan.

“Saya kemas narkoba ini dalam kantong dan digabung dengan barang-barang bawaan lainnya. Saat pemeriksaan barang bawaan di pelabuhan SBP pihak Bea Cukai dan lainnya tidak menemukan narkoba yang dibawa tersebut,” ungkapnya. (RNN/ERA)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>