Published On: Jum, Feb 27th, 2015
                            

Penyelundup Sabu 2 Kg Digagalkan BC

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Penyeludup narkotika jenis Sabu seberat 2,053 kilogram (Kg) berinisial AM (35) Warga Negara Indonesia (WNI) menggunakan Pasport terbitan Kota Batam yang berangkat dari Malaysia, berhasil dibekuk oleh petugas Bea dan Cukai (BC) Type Madya Pabean B Kota Tanjungpinang, Rabu (25/02) sekitar pukul. 19.15 Wib kemarin.

AM saat digiring petugas tampak tertunduk lesu ke Ruang Rapat Utama (Rupatama) Kantor BC, ketika ekspose penyelundupan tersebut. Menurut Kepala BC Tanjungpinang, Hilman Satria, pelaku berhasil diamankan pihaknya saat turun dari kapal Feri MV. Marina Syahputra tujuan Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

“Petugas berhasil menangkap AM atas dugaan penyeludupan narkotika jenis Sabu seberat 2,053 kg dari Pelabuhan Stulang Laut Malaysia menggunakan Tansportasi laut Kapal Feri,” terangnya, Kamis (26/02) kepada sejumlah media.

Hilman juga menjelaskan modus pelaku saat itu dengan cara meletakkan barang haram tersebut, dalam mangkok milamin warna putih dan dikemas menggunakan plastik. Terungkapnya kasus ini saat petugas melakukan pemeriksaan barang penumpang menggunakan X-Rai.

“Saat itulah terlihat barang yang mencurigakan. Ternyata, barang tersebut diduga Sabu seberat 2,053 kg, akhirnya pemilik bersama barang bukti langsung kami amankan,” ungkapnya.

Sementara untuk pelaku AM, lanjut Hilman, bisa dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 tahun 2002 tentang Narkotika. “AM akan dikenakan pasal 102 huruf e UU nomor 17 Tahun 2006, karena menyembunyikan barang Impor secara illegal,” jelasnya. (ERA)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>