Published On: Rab, Apr 29th, 2015
                            

Osda: Susi Bukan Informen Kami

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Dalam persidangan mendengar keterangan saksi-saksi perkara dugaan pengedar narkoba atas nama terdakwa Susi Susanti (27), Rabu (29/04) siang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Tanjungpinang.

Saksi dari pihak Polisi Resor (Polres) Kabupaten Bintan, Brigadir. Heriandi Osda yang sebelumnya disebut namanya oleh Susi Susanti sebagai orang yang menyuruh antar 3 paket Sabu seberat 0,32 gram, membantah hal tersebut.

Sebelum sidang di mulai, Osda mengatakan, pihaknya tidak mengenal Susi Susanti sebagai informen dari Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Bintan. “Dia (red, Susi) bukan informen kami, dia itu salah menyebutkan,” ucapnya kepada KepriDays.com.

Selain itu, Osda menjelaskan, sewaktu pihaknya ingin menangkap ML yang merupakan Target Operasi (TO) dan Fany yang juga TO dari Satnarkoba, informan dari Satnarkoba telah lebih dulu memberitahu bahwa akan ada transaksi di Kolam Taman Kota Kijang tempat Susi dibekuk polisi.

“Saya sendiri yang menangkap dia (red, Susi), karena dia tak kenal saya. TO ML, tidak dapat dan kami sudah grebek rumahnya. Sedangkan Fany masih jadi DPO (red, Daftar Pencarian Orang). Pada saat saya bisa menangkap Susi, karena saya sudah mengantongi nomor handphone miliknya terlebih dahulu,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Susi Susanti mengakui pernyataan yang dilontarkan Brigadir. Heriandi Osda dalam persidangan. Ia mengatakan, bahwa keterangannya salah kemarin, dan dirinya hanya kenal saja dengan Osda.

“Saya informen Polsek. Bukan Satnarkoba Polres Bintan, keterangan saksi benar,” ujarnya didepan Hakim Ketua Bambang Trikoro.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Evan Afturedi, ketika ditanyai hakim mengenai perkara ini mengatakan, sudah cukup jelas dari keterangan saksi, dan hanya saja dua orang saksi yang akan didatangkan hari ini berhalangan hadir.

“Cukup jelas majelis hakim. Hanya dua saksi lagi yang tak hadir, dari polisi, Alamsyah tidak bisa hadir karena sakit, dari pihak keluarga terdakwa kakaknya sedang berada di Medan,” ujar Evan.

Akan hal tersebut, Bambang akhirnya mengetokan palu sidang, sehingga akan dilanjutkan pada tanggal 6 Mei 2015 dengan agenda yang sama mendengarkan keterangan saksi.

“Dari keterangan saksi, selain barang bukti narkoba ada juga sepeda motor yang di sita. Maka sidang akan dilanjutkan ke berikutnya dengan agenda masih mendatangkan saksi pada tanggal 6 Mei 2015,” ujarnya. (RNN)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>