Published On: Ming, Agu 31st, 2014
                            

LIDIK Akan Kerahkan Massa Saat Pelantikan DPRD Tanjungpinang

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Sekjen LSM LIDIK, Indra jaya. Foto: Ist/Era

Sekjen LSM LIDIK, Indra jaya. Foto: Ist/Era

Tanjungpinang, KepriDays.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIDIK Provinsi Kepri akan mengerahkan massanya di saat Pelantikan DPRD terpilih periode 2014-2019 yang dilaksanakan tanggal 01 September 2014 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) LSM LIDIK Kepri, Indra Jaya, saat dijumpai oleh KepriDays.com. “Dewan Kota Tanjungpinang selalu mengutarakan berbagai janji melalui program yang ditawarkan kepada masyarakat didapilnya masing-masing dulu. Namun di saat krisis BBM dimana-mana termasuk di Kota Tanjungpinang, masyarakat selalu mengalami kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Subsidi untuk melaut, maka kami akan menyatakan sikap di DPRD terpilih nanti saat pelantikan,” katanya, Ahad (31/8).

Dalam masa krisis ini, lanjut Indra, dirinya juga mendapat kabar bahwa Sekwan beserta Staff DPRD Kota Tanjungpinang Studi Banding ke Jogjakarta, tujuannya adalah belajar cara melantik anggota DPRD terpilih nantinya. Ini jelas, perlu dipertanyakan juga oleh LSM LIDIK nanti di pernyataan sikap. “Belum lagi ditambah biaya pelantikan sebesar Rp. 515 juta, ini terkesan menghambur-hamburkan uang Negara atau uang Rakyat,” tegasnya.

Sedangkan dalam pernyataan sikap LSM LIDIK Kepri nanti, masih kata Indra, mereka akan mengerahkan puluhan massa untuk menyalurkan sikap ke DPRD terpilih terhadap semua ini secara damai. “Kami akan melakukan Orasi di depan Gedung DPRD untuk melaksanakan 3 hal pernyataan sikap di Hari pelantikan nanti,” ucapnya.

Adapun bunyi dari pernyataan sikap LSM LIDIK nanti, yakni, Pertama, menolak pelantikan DPRD Kota Tanjungpinang yang terkesan menghamburkan keuangan Negara sebesar Rp. 515 juta dan bukan melakukan efisiensi anggaran di saat kondisi keuangan Negara yang krisis dan kehidupan masyarakat semakin sulit.

Kedua, mendesak anggota DPRD Kota Tanjungpinang yang baru dilantik agar menjelaskan kepada publik atau masyarakat terhadap penggunan anggaran pelantikan sebesar Rp.515 juta dan anggaran Studi Banding sebagai informasi publik yang merupakan hak masyarakat sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik. Ketiga anggota DPRD Kota Tanjungpinang periode 2014-2019 harus berani menandatangani Fakta Integritas Berani Jujur dan Benar dari tindakan KKN. (ERA)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>