Published On: Sel, Mei 13th, 2014
                            

HIMK Desak Distamben Tuntaskan Tambang Ilegal

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Sekitar puluhan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Kundur (HIMK) Kota Tanjungpinang desak Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tuntaskan masalah pertambangan ilegal di Kabupaten Karimun, Selasa (13/5).

Puluhan mahasiswa yang awalnya berusaha masuk kantor tersebut di Dompak, namun mendapatkan hadangan oleh sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepri dan pegawai Distamben.

Aksi saling dorong mewarnai demo mahasiswa hingga akhirnya dapat diredam setelah satu Plton anggota Mapolres Tanjungpinang tiba di lokasi. Menurut Korlap HIMK Tanjungpinang, Darwir, pihaknya menutut Distamben segera meninjau kinerja Distamben Kabupaten Karimun, karena dinilai banyak tidak bekerja sebagai mana mestinya. Diketahui sampai saat ini banyak kapal-kapal isap yang tidak memiliki izin dari usaha pertambangan tetap masih beroperasi disana.

Maraknya pertambang Liar, akhir-akhir ini di Karimun juga mengakibatkan laut mulai menghitam, banyak ikan yang mulai mati, dan populasi kehidupan ekosistem laut mulai rusak secara perlahan.

“kasus penambangan liar ini bukan kasus yang baru, tapi kenapa yang kami mau tanyakan kenapa Distamben provinsi tidak berani menghentikan adanya ini? apakah ada kongkalikong antar kaum cukong? sebab kedatangan kami kemari untuk meminta bantuan keadilan bukan main-main,” Ujarnya.

Dalam aksinya, Mahasiswa juga mendesak lembaga hukum seperti TNI dan POLRI, Kejati Kepri untuk segera menangkap, mengadili, oknum-oknum yang terlibat dalam kegiatan penjarahan liar hasil bumi di pulau Kundur.

“Kami berharap kepada lembaga penegak hukum agar sudi menangkap para pelaku oknum-oknum mafia yang melakukan penjarahan hasil bumi, agar diproses sesuai hukum yang berlaku, hukum harus ditegakan,” terangnya.

Dikerenakan Kepala Distamben Kepri tidak berada ditempat, mahasiswa pun menyerahkan sejumlah surat pernyataan sikap yang mana berisi, “jika satu minggu kasus ini tidak ada tindak lanjutnya, maka kami akan kembali mengelar demo dengan menduduki kantor Distamben Provinsi Kepri dengan jumlah masa yang lebih besar,” ucapnya kepada Sekertaris Distamben Provinsi Kepri. (CR05)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>