Published On: Rab, Agu 27th, 2014
                            

Disparbud Akan Cabut Izin Tempat Hiburan HH Club

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Batam, KepriDays.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam akan berkoordinasi dengan Badan Penanaman Modal (BPM) terkait izin HH Club yang menjadi lokasi penemuan judi online. Hal itu berkenaan dengan pernyataan Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan yang akan memperketat izin sejumlah tempat hiburan yang di antaranya ketahuan menggelar permainan judi.

Kepala Disparbud Kota Batam, Yusfa Hendri dikonfirmasi di sela – sela acara Gerak Jalan (Gerjal) menyatakan, sejak tahun 2014 segala jenis izin pariwisata sudah diganti menjadi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) yang semuanya dipusatkan di PTSP.

“Jadi nggak ada lagi rezim perizinan. TDUP ini pengusaha wisata wajib memberitahukan usahanya tapi dengan persyaratan-persyaratan juga. Untuk mengakomodir persyaratannya itulah maka dibuat juga Permen untuk 13 bidang usaha wisata. Saat ini juga di kementerian tengah menyusun Permen arena hiburan, ini bukan untuk gelper saja, termasuk juga buat karaoke, diskotik, nightclub, pub. Nah sekarang kami koordinasi dulu sama BPM soal izin HH Club ini bagaimana,” jelas Yusfa Hendri, Rabu (27/8).

Jika memang di HH Club ditemui adanya pelanggaran-pelanggaran terhadap izin yang telah dikeluarkan, tentu akan ada peringatan kepada pengelola club tersebut. “Peringatannya juga pasti ada tahapan. Dari teguran, pembekuan sementara, dan sampai yang paling fatal pencabutan izin,” ucap Yusfa.

Selain itu, Yusfa menyatakan, jika sudah ada putusan hukum yang inkrah, bahwa pengusaha club yang telah mengadakan permainan judi online tersebut, maka pihaknya tak segan akan mencabut izin HH Club apa lagi pemiliknya ditahan tentang kasus tersebut yang kini sedang diproses hukum.

“Kalau putusan hukum inkrah mereka yang mengadakan, kami langsung cabut izinnya,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri melakukan penggerebekan judi online di HH Club. Dalam keterangannya, Direktur Ditreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol. Cahyono Wibowo mengatakan, permainan judi online di HH club atau lebih dikenal Planet 3 (P3) di kawasan Jodoh Batam itu hanya dapat dilakukan di tempat.

“Untuk bermain, pemain harus deposit dan membeli aplikasi secara manual, bukan melalui transfer. Jadi hanya di sekitar lokasi club malam P3 saja bisa bermainnya,” ujar Kombes Pol Cahyono Wibowo beberapa waktu lalu.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan 14 orang saksi serta sejumlah barang bukti lainnya. Hingga kini polisi masih terus melakukan penyelidikan kasus judi online jenis bola pimpong tersebut. (IND)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>