Published On: Sel, Apr 14th, 2015
                            

Cabuli Anak Kandung, Ayah Divonis 16 Tahun

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Terdakwa dugaan pencabulan anak kandung sendiri, Madrusi (43), dalam putusan sidang majelis hakim yang dipimpin Dame Parulian Pandiangan dikenakan vonis 16 tahun penjara, Selasa (14/04) siang sekitar pukul. 13.00 Wib.

Korban Mawar bukan nama sebenarnya yang masih berusia 4 tahun hingga saat ini masih trauma, atas perbuatan bejat ayah kandungnya tersebut.

Dame saat menjatuhkan hukuman vonis terhadap terdakwa, juga mengenai denda Rp. 500 juta subsider 6 bulan kurungan penjara. Vonis itu sudah lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Efan Apturedi, yakni, 18 tahun denda Rp. 500 juta subsider 1 tahun penjara.

Atas vonis tersebut, terdakwa Madrusi menyatakan menerima putusan. Namun tak mau mengakui perbuatan bejatnya didepan majelis hakim. “Saya terima buk hakim,” ucapnya.

Bahkan sebelum menjatuhkan vonis, majelis hakim telah lebih dulu membacakan hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. “Hal memberatkan perbuatan terdakwa, dapat merusak masa depan korban melakukan persetubuhan dengan anak kandungnya sendiri, berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya. Sedangkan hal yang meringankan, tidak ada,” ungkap Dame.

Sementara dalam sidang terungkap, bahwa perbuatan terdakwa sebagai ayah kandung dari saksi korban, telah dilakukan sejak tanggal 17 November 2014 lalu di sekitar wilayah Tanjunguban, Kabupaten Bintan, ketika saksi korban sedang terlelap tidur didalam kamar rumahnya.

Perbuatan terdakwa dinilai terbukti bersalah melanggar pasal 81 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2014 sebagaimana telah dirubah UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Hasil pemeriksaan visum et repertum dari rumah sakit, membuktikan didaerah sekitar alat vital korban ditemukan luka robek yang diduga akibat terkena benda tumpul.

Sementara, Ketua LSM Ketapang Provinsi Kepri, Ully yang mendampingi korban dalam sidang mengatakan, terdakwa patut menerima hukuman tersebut. “Seharusnya terdakwa di hukum lebih. Sebab dia (red, Madrusi) tak pernah mengakui perbuatannya,” kata dia. (RNN)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>