Published On: Rab, Apr 15th, 2015
                            

Cabul, Mantan Ajudan Sekda Divonis 1,4 Tahun

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Mantan ajudan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, Fiza bin Anwar, dalam persidangan perkara dugaan pencabulan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Tanjungpinang, Selasa (14/04) kemarin, dijatuhkan vonis oleh majelis hakim hukuman penjara selama 1,4 tahun.

Hal itu diungkap Hakim Ketua, Dame Parulian Pandiangan, sebelum menjatuhkan hukuman vonis didepan terdakwa. “Fiza terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap saksi korban yang saat itu masih di bawah umur,” ucapnya.

Sedangkan pasal yang dijatuhkan terhadap terdakwa, yakni, pasal 80 ayat 1 nomor 23 tahun 2002 Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak. Sebab, kata Dame, terdakwa Fiza terbukti bersalah melakukan dugaan pencabulan terhadap korban WD (16), siswi SMA di Tanjungpinang.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Zaldi Akri, menuntut terdakwa selama 2 tahun denda Rp. 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Dalam putusan tersebut juga, terdakwa maupun JPU Zaldi Akri masih menyatakan pikir-pikir sesuai batas waktu selama satu minggu yang diberikan oleh majelis hakim.

“Saya fikir-fikir buk hakim,” ucap Fiza.

Sementara dalam sidang pun terungkap, kejadian berawal ketika korban WD disuruh datang oleh terdakwa melalui pesan SMS pada 27 September 2014 ke kamar 114 Hotel Bintan Nirwana, jalan Pancur, Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang.

Penasehat hukum Fiza, Herman SH dalam sidang pembelaan beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa kliennya itu merasa dijebak saat digerebek di kamar 114 Hotel Bintan Nirwana.

Menurut Herman, kejadian berawal ketika itu WD datang ke hotel tersebut pada 27 September 2014. Ia meminta kunci kamar yang dihuni. Padahal, kliennya itu tidak ada mengizinkan kunci kamar itu diberikan kepada orang lain.

“Dengan bermodal kunci WD masuk ke dalam kamar yang dihuni Fiza, dan Fiza yang sedang mengikuti seminar di Hotel Bintan Plaza. Saat Fiza kembali dan pintu kamar dibuka, didalamnya sudah berdiri WD. Keduanya terlibat cek-cok mulut, sehingga kliennya merobek celana dalam di atas tempat tidur. WD lalu keluar dari kamar. Anehnya, sesaat itu juga orang tua WD dan sekuriti hotel tersebut datang menggerebek,” ujarnya. (RNN)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>