Published On: Rab, Agu 20th, 2014
                            

14 Orang Mantan Pekerja PT. PRP Kembali Demo

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Mantan pekerja PT PRP, Inggrid (kiri). Foto: Ado

Mantan pekerja PT PRP, Inggrid (kiri). Foto: Ado

Tanjungpinang, KepriDays.com – Mantan pekerja PT. Panca Rasa Pratama (PRP) sebanyak 14 orang yang di PHK secara sepihak beberapa waktu lalu, kini kembali berdemo didepan perusahaan itu untuk dipekerjakan lagi.

“Kami disini dari jam setengah 7, kami hanya ingin membantu teman-teman yang di PHK untuk dapat dipekerjakan kembali,” ungkap Korlap FSPMI, Pariono, Rabu (20/8) saat membantu menggerakan massa untuk berdemo.

Kemudian, Pariono menjelaskan, pihaknya ada disini karena tuntutan 14 orang yang di PHK secara sepihak oleh PT. PRP, belum ditunaikan padahal pemilik PT. PRP Bandi sudah menjanjikan ingin memberikan pesangon kepada mantan pekerja yang dilakukan pemutusan sepihak.

“Aduan ke Dinsosnaker mengenai peraturan pekerja sudah berkali-kali, namun belum ada titik terang buat kami,” ungkapnya.

Hal senada juga diucapkan oleh mantan karyawan PT. PRP yang di PHK, Inggrid. Ia mengatakan, serikat pekerja dan mantan pekerja ingin bertemu langsung kepada pemilik PT. PRP untuk membuat kesepakatan dan membentuk Perjanjian Kerja Bersama yang berguna, agar para pekerja tidak seperti pekerja buruh lepas yang sewaktu-sewaktu dapat dikeluarkan tanpa alasan yang jelas.

“Kami sudah berkali-kali ingin bertemu dengan Bandi, tetapi dia enggan untuk menemui kami apalagi mengenai pesangon yang dijanjikan,” katanya.

Sebelum demo ini terjadi kembali, Inggrid mengatakan, pada waktu lalu tepatnya tanggal 23 Juli 2014, pihak PT. PRP beserta Dinsosnaker Tanjungpinang telah sepakat akan duduk bersama. Namun, kenyataaannya pihak PT. PRP dan Dinsosnaker Tanjungpinang tidak hadir. Padahal, kata dia, mantan pekerja ingin meminta tanggungjawab perusahaan sesuai keputusan MK No. 37 tahun 2011 tentang pembayaran upah selama berlangsungnya proses perselisihan pekerja dengan perusahaan hingga ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap.

“Perundingan belum ada, sebab pihak PRP dan Dinsosnaker tidak datang waktu tanggal 27 juli lalu,” ungkapnya.

Maka, saat ini mantan Pekerja PT. PRP bersama FSPMI melakukan aksi demo didepan halaman perusahaan tersebut hingga 7 hari berturut-turut, dimulai dari tanggal 20 Agustus 2014 hingga 27 Agustus 2014, jika tidak dapat bertemu dengan pihak PT. PRP dan dapat dipekerjakan kembali. “Kami akan melakukan aksi selama 7 hari, sampai ada kesepakatan yang jelas,” katanya.

Sementara terkait demo yang akan berlangsung selama 7 hari berturut-turut, Kapolsek Tanjungpinang Timur, Iptu. Agung Yudiawan yang turun langsung ke TKP mengatakan, aksi demo yang dilakukan pekerja untuk sementara berjalan dengan aman, tertib dan tidak ada kericuhan yang terjadi. Tetapi, jika ada terjadi kericuhan pendemo akan langsung diamankan.

“Bila terjadi bentrok nantinya polisi akan turun langsung untuk mengamankan pendemo tersebut, untuk dibawa ke Polsek Tanjungpinang Timur. Jika tidak bisa juga diatasi baru kami serahkan para Pendemo yang ricuh ke Polres Tanjungpinang,” katanya. (ADO)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>