Published On: Sen, Sep 11th, 2017
                            

125 Tanah dan Air Kabupaten/Kota se-Indonesia Disatukan Buat Monumen

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Sempena peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas)  XXIX, Sabtu (9/9) dengan tema “olahraga menyatukan kita, maka Gunung Tidar merupakan tempat disatukannya tanah dan air seluruh nusantara yang diambil dari Sabang sampai Merauke.

Dari seluruh kabupaten/ kota di Indonesia, hanya 125 kabupaten/kota terpilih yang diambil tanah dan airnya untuk disatukan di Gunung Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah, dan dijadikan monumen tanah air nusantara.

Tanjungpinang merupakan kota yang disinggahi. Tanah dan Air Tanjungpinang diambil dari Pulau Penyengat pada tanggal 21 Mei 2017 lalu oleh para Pesepeda Gowes Pesona Nusantara.

Sedangkan pada hari Sabtu (9/9) kemarin puncak Haornas, Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Iman Nahrawi beserta Bupati/Walikota terpilih lainnya mengaduk tanah dan air masing-masing daerah tersebut menjadi satu di hadapan ribuan pengunjung Stadion Moch Soebroto Kota Magelang.

Selanjutnya Tanah dan Air yang sudah disatukan dibawa ke puncak Gunung Tidar disatukan menjadi monumen Tanah Air Nusantara. 

Sebelum disatukan, tanah dan air yang sudah dimasukkan ke dalam kendi dibawa oleh pemuda pemudi dari berbagai daerah, termasuk juga pemuda Tanjungpinang dengan pakaian adat melayu.

Iman Nahrawi mengatakan percampuran dua elemen alam itu merupakan momen sakral penyatuan semangat kebangsaan sebagai warga negara.

“Bukan sembarang tanah dan air yang diambil, tapi merupakan tanah dan air yang diambil dari tempat -tempat mulia, agung dan keramat,” ujar Iman.

Kemudian, ditambahkan Iman, bahwa tanah dan air itu bukan sekadar simbol kebersamaan, tetapi juga pesan bahwa tanah dan air Indonesia harus dirawat dan dijaga selama-lamanya.

“Perbedaan bukan penghalang untuk bersama dan maju. Gunung Tidar nanti akan menjadi saksi sejarah berdirinya monumen yang tanah dan airnya dari ratusan daerah di Indonesia,” ucap Iman.

Sementara Syahrul turut gembira terpilihnya tanah dan air Pulau Penyegat yang sudah bersatu dengan tanah dan berbagai penjuru nusantara sebagai simbol persatuan dan harmonisasi NKRI.

“Penyengat kaya akan nilai sejarah yang perlu terus kita rawat dan kita jaga, kehadiran para Gowes ke daerah kita secara tidak langsung sebagai ajang promosi wisata daerah kita serta dapat pula meningkatkan ekonomi dan masyarakat bisa memanfaatkan setiap kesempatan atau event-event yang ada,” katanya. (RNN)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>