Published On: Ming, Apr 5th, 2015
                            

Waspada 6 Penyakit Ini di Musim Pancaroba

Musim Pancaroba. Foto: Ist
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Ada beberapa penyakit yang perlu diwaspadai selama musim pancaroba saat ini.

Sebab, menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) dari kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Tjandra Yoga Aditama melalui surat elektroniknya kemarin, penyakit yang perlu diwaspadai, yakni, 6 penyakit.

“Ada beberapa penyakit yang perlu diwaspadai selama musim pancaroba ini,” katanya, Ahad (05/04).

Sedangkan 6 penyakit itu pun menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah:

1. Diare

Penyakit Diare sangat erat kaitanya dengan kebersihan individu (personal hygiene). Dengan musim panas yang berkepanjangan, maka suplay air bersih juga akan berkurang. Dengan persediaan air yang tebatas maka personal higienis juga menurun dan ini akan meningkatkan terjadinya penularan penyakit diare.

2. Demam Berdarah

Seperti diketahui, bahwa vektor penyakit DBD adalah nyamuk Aedesaegypti, dimana tempat perindukan nyamuk ini adalah pada air bersih. Pada musim kemarau, dimana persediaan air sangat terbatas maka masyarakat akan cenderung menghemat air, termasuk kebiasaan mengurasbak-bak air juga akan menjadi jarang.
Hal ini memberikan kesempatan kepada nyamuk Aedesaegypti untuk berkembang biak yang pada akhirnya meningkatkan faktor risiko terjadinya penularan penyakit demam berdarah. Sebailknya pada pergantian musim dari musim panas ke musim hujan maka akan terjadi genangan-genangan air dibeberapa kontainer yang sebelumnya tidak berisi air, seperti ban-ban bekas, kaleng yang berserakan serta talang-talang rumah yang kontruksinya kurang bagus. Ini semua memberikan kesempatan kepada vector penyakit demam berdarah untuk berkembang biak.

3. Keracunan makanan

Secara umum pada musim panas akan mempercepat rusaknya beberapa bahan makanan, karena cepatnya pertumbuhan beberapa mikro organism pada suhu panas. Hal ini sangat potensial menyebabkan makanan menjadi lebih cepat rusak atau basi. Oleh karena itu masyarakat perlu waspada untuk mengkonsumsi makanan terutama makanan jadi seperti nasi bungkus.

4. Thypoid

Penyakit thypoid sangat erat kaitanya dengan ketersediaan air bersih dan penyakit ini juga sangat mudah menular melalui makanan minuman yang diproses kurang bersih.

5. Campak

Pada situasi bencana seperti puting beliung, biasanya akan disertai kerusakan infrastruktur, termasuk tempat tinggal atau rumah serta sarana fasilitas umum lainnya. Akibat lebih lanjut biasanya akan terjadi pengungsian dan pelayanan kesehatan dasar termasuk imunisasi juga terganggu. Oleh karena itu risiko menyebarnya penyakit campak menjadi semakin besar.

6. Penyakit Insfeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA)

Pada situasi kemarau panjang, dimana ketersediaan air sangat terbatas, maka biasanya kandungan partikel debu di udara juga meningkat. Dengan kandungan debu yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pada pernafasan. Di samping itu akibat cuaca yang panas, maka kecenderungan mengkonsumsi es juga meningkat. Sering terjadi bahwa penanganan es juga tidak higienis, sehingga ini juga berpotensi menularkan berbagai penyakit lainnya. (TIM REDAKSI)

430 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>