Published On: Sel, Nov 7th, 2017
                            

Walikota Tanjungpinang Teken Komitmen Kota Layak Huni

wp-image-982229615..jpg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah menandatangani pernyataan Komitmen Membangun Kota Layak Huni dalam rangka Hari Habitat Dunia (HHD) dan Hari Kota Dunia (HKD) tahun 2017, Senin (06/11) kemarin di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta Selatan.

Selain Walikota Tanjungpinang, ada 26 Walikota dan Bupati di Indonesia yang membubuhkan tandatangan menyatakan komitmen terhadap pembangunan perkotaan berkelanjutan Kota Layak Huni di Indonesia, diantaranya Wali Kota Surabaya, Wali Kota Malang Wali Kota Banda Aceh, Wali Kota Padang, Wali Kota Bogor, Wali Kota Yogyakarta, Bupati Nunukan, Bupati Tanggerang, dan Bupati Sumbawa.

Penandatanganan dilakukan bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sri Hartoyo di saksikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Anita Firmanti, Dirjen Penyedian Perumahan Kementerian PUPR Ir. Syarif Burhanuddin, Dirjen Pembiayaan Perumahan, Lana Wina Yanti, Kepala BPIW Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan, dan Kepala Daerah serta sejumlah pejabat di Nusantara.

Lis Darmansyah mengatakan membangun kota layak huni sudah menjadi komitmen pemerintah Kota Tanjungpinang.melalui komitmen bersama ini, semakin meneguhkan langkah Kota Tanjungpinang sebagai Ibu Kota Provinsi Kepri.

“Untuk terus berupaya menuju kota yang layak huni, kota yang cerdas, kota yang nyaman, kota yang dirindukan wisatawan, kota yang kondusif, dan tentunya kota yang berdaya guna,” ujar Wali Kota inovatif ini.

Kemudian, Lis menuturkan, dari kehadiran beberapa program pemerintah kedepan, seperti program motor toko di wilayah Kota Lama, penataan kampung kumuh, pulau Penyengat, mempercantik Gedung Gonggong dan Jembatan Engku Puteri dengan video mapping menunjukkan Kota Tanjungpinang semakin berbenah menuju Kota inovatif, kreatif, produktif dan berkelanjutan.

“Saya berharap ada keterlibatan generasi-generasi dan masyarakat kreatif, stakeholder, serta peran pemerintah pusat maupun provinsi untuk mewujudkan pembangunan Kota Tanjungpinang yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Anita Firmanti mengatakan, urbanisasi yang tidak terhindarkan, memberikan konsekuensi makin berkurangnya wilayah pedesaan. Hingga saat ini jumlah penduduk perkotaan sebesar 160 juta jiwa lebih atau 53 persen dari keseluruhan jumlah penduduk di Indonesia.

“Ini menggambarkan bahwa komposisi terbesar ada di wilayah perkotaan, dan itu imbas dari urbanisasi, sehingga muncul didalamnya permasalahan permukiman, persampahan, kekumuhan, akses air dan sanitasi bersih,” ujar Anita.

Anita menyebutkan untuk mengatasi urbanisasi, tidak mungkin diselesaikan sendiri oleh pemerintah, perlu dukungan dan keterlibatan dari perguruan tinggi, perusahaan, non government organisation (NGO), asosiasi masyarakat dan lainnya.

“Membangun dan menata permukiman serta lingkungan perkotaan, dibutuhkan inovasi dan pelibatan banyak pihak,  termasuk kelompok potensial generasi muda kreatif yang peduli lingkungan,” ucap Anita. (RNN)

74 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>