Published On: Kam, Jun 8th, 2017
                            

TNI-POLRI Perketat Penjagaan Perbatasan Kepri

Img 0139.jpg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Untuk mencegah Isis memasuki wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tentara Republik Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (POLRI) memperketat penjagaan di daerah perbatasan.

Bahkan, Komandan Komando Resimen (Dandrem) 033/WP, Brigjen TNI Fachri telah mewaspadi daerah-daerah perbatasan Provinsi Kepri yang kemungkinan bisa menjadi jalur pelintasan anggota ISIS.

Ia pun memerintahkan seluruh Babinsa untuk mengantisipasi mereka masuk. “Kita sudah diintruksikan TNI yang berada di wilayah perbatasan Philipina untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk menutup kemungkinan akibat ditekan oleh pasukan Philipina akan lari wilayah kita dan kita melakukan patroli-patroli daerah perbatasan dengan Philipina,” ucap Fachri.

Bahkan, Fahri menambahkan, tidak hanya di daerah perbatasan Provinsi Kepri yang diperketat penjagaannya, namun pulau Kalimantan telah diperketat untuk penjagaan daerah perbatasan.

“Kami jajaran diperintahkan untuk antisipasi siapa tahu dengan ditutupnya itu mereka ke wilayah yang tidak ditutup misalnya di wilayah Kalimantan tidak ditutup tapi setelah kalimantan ditutup mereka lewat tempat kita, pengalaman kan kita sudah tahu lewat Batam, apakah ini katanya jalur yang sudah mereka buat ditindaklanjuti lagi,” katanya.

Sedangkan untuk tidak memberi celah ISIS masuk, ia menyebutkan, TNI telah membentuk pencegahan dengan cara sosilasasi ke masyarakat, desa-desa dan sekolah-sekolah di wilayah perbatasan.

“Saya kemarin pergi ke Sedanau, Pulau Tiga dan kita banyak pulau-pulau yang berbatasan dengan negara luar, tetapi kita telah melakukan pencegahan melalui Babinsa. Bila ada menemukan orang-orang mencurigakan segara lapor,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Provinsi Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian saat ditemui usai Sertijab Kapolres Tanjungpinang juga telah menyampaikan ke media. Ia telah memperketat penjagaan di pelabuhan untuk mengantisipasi ISIS masuk ke Kepri.

“Kita telah mengerahkan pasukan kita di pelabuhan-pelabuhan baik pasukan terbuka dan tertutup, tetapi kita lebih banyak pasukan tertutup dengan gaya preman,” jelasnya.

Selain memperketat pintu keluar masuk pelabuhan, Sam juga melakukan kerja sama dengan negara tetangga yakni Malaysia untuk mencegah ISIS masuk.

“Kita telah bekerja sama dengan Kastam dan Imgirasi untuk data base warga kita yang berangkat ke Philipina, sehingga kita melakukan pengawasan lebih ketat bagi mereka-mereka yang pulang lewat Malaysia,” ungkap Sam. (ADO)

63 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>