Published On: Ming, Jan 8th, 2017
                            

Tim WFQR Lantamal IV Tembak Kapal Penyelundup BBM

Img 0656.jpg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Karimun, KepriDays.com – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang kembali menggagalkan upaya penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis HSD + 30 ton, Sabtu (07/1) kemarin di sekitar perairan Pulau Karimun Kecil Kabupaten Karimun Kepulauan Riau.

Penggagalan upaya penyelundupan BBM ini bermula dari kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh Tim WFQR Lantamal IV dengan menggunakan unsur Patkamla KAL Marapas dengan nomor lambung II-4-65.

Tim mencurigai adanya pergerakan kapal motor tanpa nama yang melakukan aktivitas ditengah kegelapan malam dan gelombang laut yang cukup tinggi.

Melihat gelagat yang mencurigakan tersebut, tim WFQR melakukan pengejaran namun kapal terus melaju berusaha untuk melarikan diri dari kejaran petugas.

Tidak mau kehilangan target, sesuai dengan standar operasi dan prosedur (SOP), tim sempat melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan laju kapal dan akhirnya pada posisi 01 04 99 U – 103 24 57 T perairan Pulau Karimun Kecil, target berhasil dihentikan dan kendalikan oleh tim WFQR.

Menurut Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan, para pelaku penyelundup BBM adalah para pemain lama dan diindikasikan berhubungan dengan sindikat internasional penyelundupan BBM.

“Modus yang digunakan oleh para pelaku penyelundup BBM adalah dengan mengambil BBM illegal dari West OPL dengan cara ‘ship to ship; selanjutnya dibawa menuju perairan Tanjung Balai Karimun untuk diangkut dengan menggunakan kapal-kapal yang berukuran lebih kecil,” kata Irawan.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan, Irawan mengatakan, kapal tersebut tidak memiliki nama dengan tonase diperkirakan 35-40 GT. Kapal tanpa nama berlayar dari Tanjung Balai Karimun dengan tujuan perairan Pulau Karimun Kecil, berbendera Indonesia dengan nahkoda berinisial IB serta empat orang ABK berinisial YR, EP, B dan BG.

“Adapun pemilik kapal berinisial I merupakan warga Pulau Buru Tanjung Balai Karimun. Pelanggaran yang dilakukan diantaranya kapal berlayar tanpa dilengkapi Surat Pemberitahuan Berlayar (SPB), tidak dilengkapi dengan dokumen muatan (manifest) kapal dan kapal berlayar tanpa dilengkapi dokumen pelayaran,” ujar Irawan.

Sementara, Irawan pun menambahkan, kegiatan ini sudah berulang kali dilakukan namun pada penangkapan kali ini justru BBM yang akan diselundupkan diduga berasal dari luar negeri yang dibawa masuk ke Negara Indonesia.

“Para pelaku sengaja menggunakan kapal-kapal dengan ukuran kecil yang telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM guna mengelabuhi petugas. Kepada para pelaku kejahatan di laut, berulangkali saya sampaikan melalui media massa dan berbagai kegiatan lainnya untuk menghentikan segala bentuk kegiatan illegal yang jelas-jelas merugikan masyarakat dan Negara,” ungkapnya. (RNN)

320 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>