Published On: Sel, Apr 28th, 2015
                            

Tersangka Korupsi Dana PPID Rp. 4 Miliyar Resmi Ditahan

Tersangka Korupsi saat digiring Kejati Provinsi Kepri. Foto : Rony
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi menahan pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas berinisial SDP sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) sebesar Rp. 4.873.755.500 (Rp. 4 miliyar) dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Republik Indonesia, Selasa (28/04) sekitar pukul. 21.00 Wib malam.

Kepada KepriDays.com, Kepala Seksi Penerangan dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Yulianto mengatakan, bahwa Tim II Satgasus Kejati Kepri telah berhasil menyelidiki dan menaikan perkara tersebut ke tingkat penyidikan, sehingga bisa menetapkan tersangka yang merupakan pejabat dilingkungan Pemkab Anambas.

“Perkara ini terjadi pada tahun 2011 lalu di Kabupaten Anambas. Dana PPID diserahkan Pemerintah Pusat sebesar Rp. 13,5 miliyar, dan ternyata dana itu tidak terserap semua. Jadi tersisa berjumlah Rp. 4.873.755.500. Namun sampai sekarang uang itu tidak pernah dikembalikan ke kas umum negara,” ucapnya.

Padahal pada tanggal 22 Desember surat permintaan pengembalian uang itu sudah dilayangkan, lanjut Yulianto, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bersama Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sudah meminta agar sisa dana disetorkan. Tetapi dana tersebut malah dimasukan ke APBD-P sebagai anggaran belanja tak terduga pada 27 Desember 2013.

“Maka sisa dana itu ditranfer ke rekening Simsen atau Simpanan Sementara BNI 46 cabang Tarempa pada tanggal 30 Desember 2013 sekitar pukul. 15.00 Wib. Tetapi di hari yang sama pukul. 16.00 Wib, uang Rp. 4 miliyar itu diambil oleh tersangka SDP secara tunai, dan uang itu tidak tau rimbanya sampai saat ini,” ujarnya.

Sementara, masih kata Yulianto, tersangka bisa mengambil dana tersebut, sewaktu itu kewenangannya adalah sebagai staf Keuangan Pemkab Anambas. Sehingga untuk kedepannya tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya yang menyusul di perkara ini.

“Nanti tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain. Saat ini sedang didalami pada tahapan penyidikan dan masih rahasia penyidik. Tersangka ini juga kami ancam dengan pasal 8, pasal 2 jouncto pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi,” ungkapnya.

Namun ketika SDP ingin dikonfirmasi terkait dugaan korupsi Dana PPID sebesar Rp. 4 miliyar tersebut, ia malah bungkam dan berlalu bersama petugas Kejati yang mengawalnya. (RNN)

335 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>