Published On: Sel, Jun 21st, 2016
                            

Tersangka Korupsi Bansos dan Mess Pemda Belum Ditahan Kejati

Waka Jati Kepri Asri Agus. Foto : Yuli
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Beberapa tersangka dari kasus dugaan korupsi yang di tangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, yakni, kasus Mess Pemda Kabupaten Anambas dan kasus dana Bantuan Sosial (Bansos) PS Batam sampai saat ini, Selasa (21/06) pagi, belum dilakukan penahanan pihak Kejati Kepri.

Adapun dari kasus Mess Pemda Kabupaten Anambas, ada dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu, Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas non aktif Raja Tjelak Nur Djalal dan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Anambas Zulfahmi dengan kerugian negara sebesar Rp. 5,2 miliyar belum dilakukan penahanan.

Kemudian, kasus Bansos PS Batam, ada tiga orang tersangka yang dinilai paling bertanggungjawab atas aliran dana tersebut sebesar Rp. 715 juta, yakni, Aris Hardi Halim selaku Ketua PS Batam, Rustam Sinaga sebagai Sekretaris PS Batam dan Khairullah sebagai Bendahara PS Batam.

Menurut, Wakajati Kepri Asri Agung, kelima tersangkan yang telah ditetapkan sebagai tersangka belum dilakukan penahanan, namun telah dilakukan pencekalan terhadap tersangka.

“Pencekalan dilakukan agar untuk mempermudah penyidikan agar segera di rampungkan. Upaya pencekalan telah kita sampaikan kepada pihak imigrasi terhadap para tersangka, agar tidak bisa bepergian keluar negeri menyangkut belum dilakukannya penahanan,” kata Asri.

Untuk kasus Anambas dan Batam tersebut, lanjut Asri, saat ini tim penyidik masih bekerja melengkapi alat bukti dari kasus masing-masing, sehingga jika penahanan dilakukan bisa mengakibatkan terganggunya ritme kerja tim penyidik.

“Itu sebenarnya teknis penyidikan, karena masa penahanan memiliki batas waktu. Sementara penyidikan masih berlanjut dengan kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut, itu bisa membuat penyidik tidak leluasa. Selama ini juga para tersangka koperatif, dan hadir saat dipanggil,” jelas Asri.

Selanjutnya, Asri Agung pun menegaskan, bahwa pihaknya tetap alkan melakukan penahana kepada masing-masing tersangka, jika proses penyidikan dalam kasus itu telah dirampungkan oleh penyidik.

“Tinggal tunggu waktu aja, penahanan itu tetap akan dilakukan. Saat ini prosesnya penyidikannya masih berjalan, dan masih ada lagi tersangka lain dalam kasus ini, ada waktunya,” kata Asri. (YULI)

266 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>