Published On: Kam, Apr 23rd, 2015
                            

Terdakwa Pemilik Sabu Sebut Disuruh Polisi

Terdakwa pemilik sabu. Foto : Rony
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com -Terdakwa pengedar 3 paket Sabu seberat 0,32 gram atas nama Susi Susanti (27) menyebutkan, bahwa barang yang dibawanya tersebut untuk diserahkan ke seorang pembeli bernama Fany, disuruh oleh oknum diduga anggota Polisi Resor (Polres) Bintan berinisial HO dan AS.

“Saya merasa dijebak, saya tidak terima. Padahal saya sudah 3 bulan jadi informen mereka (red, HO dan AS),” curhatnya, Rabu (22/04) kepada beberapa media termasuk KepriDays.com sebelum menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Kota Tanjungpinang.

Selain itu, Susi menjelaskan, sewaktu menjadi informen oknum diduga anggota polisi tersebut, dirinya sering diisikan pulsa sebesar Rp. 50 ribu sebelum ditangkap pada hari Selasa tanggal 3 Februari 2015 di Kolam Taman Kota Kijang Kabupaten Bintan.

“Sebelum saya ditangkap polisi, waktu itu target operasi adalah MH seorang Bandar Narkoba. Saya ditelpon dan disuruh HO beli barang ke MH pada tanggal 2 Februari 2015 jam 21.00 Wib malam sebanyak setengah ons. Dan saya sudah informasikan ke HO usai membeli barang, harus digrebek sekarang karena MH sedang makai. Tapi HO malah datang grebek jam 23.30 Wib jadi MH tak berhasil ditangkap di jalan Kampung Pisang, dan malah besoknya saya yang ditangkap,” ungkapnya.

Namun dalam persidangan perdana terdakwa tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Evan Afturedi tidak ada menjelaskan tentang keterkaitan dua oknum diduga anggota Polres Bintan tersebut. Malah Evan mengatakan, terdakwa diancam dengan pasal 112 dan pasal 114 ayat 1 nomor 35 tahun 2009.

“Terdakwa terbukti membeli Sabu kepada HL (Belum Tertangkap) untuk diserahkan ke pembeli bernama Fany seharga Rp. 500 ribu, karena hal itu terdakwa disidangkan,” ucapnya.

Sementara itu Hakim Ketua yang memimpin sidang Susi, Bambang Trikoro menanyakan sikap terdakwa terhadap sidang perdana ini, dan akan menunda sidang Rabu depan dengan agenda mendengar keterangan saksi-saksi.

“Karena saksi belum bisa didatangkan JPU, dan keluarga terdakwa belum ada yang mengetahui, maka sidang ditunda dan dilanjutkan pada minggu depan,” ungkapnya. (RNN)

239 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>