Published On: Jum, Sep 22nd, 2017
                            

Semangat Tahun Baru Islam di Bintan

Wp image 733250304..jpg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Bintan, KepriDays.com – Bupati Bintan H Apri Sujadi mengajak umat Islam untuk mengaktualisasikan nilai dan semangat hijrah guna meningkatkan seluruh aspek kehidupan manusia.

Menurutnya, hal ini merupakan salah satu esensi yang harus dipetik dari semangat pergantian Tahun Baru Hijriyah 1439.

Dirinya juga menuturkan bahwa pengalaman hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai dasar penetapan Tahun Baru Hijriyah merupakan tonggak sejarah yang telah mengubah peta baru dalam sejarah Islam dan sejarah peradaban umat manusia di muka bumi ini dan merenungi peristiwa tersebut banyak mengandung hikmah yang besar bagi kehidupan umat Islam.

“Salah satu fenomena yang harus kita singkirkan adalah terjadinya kerusakan moral dan akhlak yang menggoyahkan sendi-sendi kehidupan kita sebagai bangsa yang beradab dan beragama. Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H ini, kita semarakkan agar kita mensyukuri nikmat yang Allah SWT berikan, lihatlah betapa sedihnya saudara-saudara muslim Rohingya kita di  sana, maka mari kita jaga kerukunan kita bersama dan memulai menegakkan syiar-syiar agama,” ujar Apri saat Peringatan Tahun Baru Islam di Mesjid Besar Nurul Iman – Kijang.

Kemudian, ditambahkannya juga , bahwa pada tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan menggalakkan program rumah Tahfiz. Dirinya berharap agar hal ini dapat dijadikan suatu semangat baru, bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bintan agar dapat bersama-sama Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan bisa mewujudkan generasi yang Qurani.

Sementara itu, Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim, dalam tausiyahnya mengatakan bahwa Hijrah mengharuskan bangkit bersama menuju peradaban bangsa yang berkemajuan, berkeadilan, berkesejahteraan, dan berkeadaban.

Pesan moralnya bahwa spirit hijrah adalah semangat perubahan dan perbaikan tanpa henti menuju peningkatan kualitas iman, ilmu, dan takwa, ketakwaan personal dan sekaligus ketakwaan sosial.

“Hijrah mental spiritual menghendaki kita meninggalkan mindset dan budaya lama yang merugikan bangsa. Hijrahnya kita dari mental jahiliah ke mental islami, menjadi sesuatu yang  penting disaat sekarang,” ujar pria yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Karimiyah Desa Braji – Jawa Timur. (RNN)

124 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>