Published On: Jum, Okt 7th, 2016
                            

Sekda Lapor Polisi, Akun Shalwa Shadilla Berganti Nama

riono-sekdako-tanjungpinang. Foto: Yuli
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
facebook-shalwa-shadilla-berganti-nama-minta-maaf. Foto: Rony

Facebook Shalwa Shadilla Berganti Nama. Foto: Rony

Tanjungpinang, KepriDays.com – Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang telah resmi melaporkan pemilik akun media sosial Facebook Shalwa Shadilla didampingi Pengacara Pemkot Tanjungpinang Urip Santoso, Kamis (06/10) malam kemarin di Mapolres Tanjungpinang.

Diketahui setelah dilaporkan Riono dugaan hate speech atau pencemaran nama baik yang di tulis akun tersebut, alih-alih pemilik akun Shalwa Shadilla mengganti nama akun itu menjadi Anang Kiboi.

“Saya malam ini datang ke Polresta melaporkan pemilik akun Facebook bernama Shalwa Shalsadilla, atas dugaan pencemaran nama baik dan perbuatan yang tidak menyenangkan di media sosial. Untuk proses selanjutnya saya percayakan kepada aparat Polres Tanjungpinang,” kata Riono.

Sedangkan jika akun tersebut melakukan pemintaan maaf, Riono mengatakan, untuk hal tersebut nanti saja karena ada prosesnya. Sebab, Riono mengaku tidak mengenal siapa pemilik akun Shalwa Shadilla yang sudah berganti nama Anang Kiboi.

“Saya tidak mengenal pemilik akun dan saya tidak pernah bertemu langsung sama pemilik akun tersebut. Memang penulisan di status Facebook tidak mengatakan nama saya, hanya menulis Sekda saja. Dalam rangkaian kata di status tersebut yang datang di kafe Basecamp itu Sekda yang mana? Kan yang datang saya. Saya juga membantah apa yang di tuduhkan pemilik akun tersebut,” ujar Riono.

Sementara akun yang sudah berganti nama Anang Kiboi itu, diketahui telah menulis permintaan maaf pada hari Jum’at 07 Okt

Komentar di facebook Shalwa Shadilla. Foto: Rony

Komentar di facebook Shalwa Shadilla. Foto: Rony

ober 2016 di status dinding Facebook-nya.

Namun yang berkomentar pada status tersebut, Bayu Andra yang diketahui akun milik Kasubag Protokol Bagian Humas Pemkot Tanjungpinang, Isnaini Wibowo mengatakan, hal tersebut sudah terlambat dilakukan.

“Sudah saya sampaikan dihari Rabu kemarin jam 15.10 Wib. Saya kasih waktu 1×24 jam untuk klarifikasi bahasa saudara. Tapi saudara tidak menggubrisnya. Sudah saya messenger ke inbok pun saudara tak menggubris. Sekarang sudah terlambat. Saya sudah buktikan, ranah hukum masalah ini akan berlanjut,” tulis akun Bayu Andra.

Sedangkan akun lainnya bernama Ruslan Abdul Gani Rag, yang diketahui milik politikus PDI-P Tanjungpinang juga mengatakan hal senada. “Seandainya anda dimaafkanpun, jangan anda kira akan menghapus perbuatan,” tulisnya. (RNN/YULI)

688 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>