Published On: Kam, Okt 23rd, 2014
                            

Satnarkoba Tanjungpinang Bekuk 2 Bandar Narkoba

Kapolres Ekpose Narkoba.Foto: ERA
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Barang Bukti Shabu-shabu.Foto: ERA

Barang Bukti Shabu-shabu.Foto: ERA

Tanjungpinang, KepriDays.com – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Tanjungpinang berhasil membekuk 2 orang diduga bandar narkoba pada tempat berbeda, yakni, Selasa (14/10) pukul. 14.00 Wib di jalan Potong Lembu Pelantar Sulawesi 1 nomor 12 Kelurahan Kamboja dengan pelaku berinisial SA, dan Selasa (21/10) pukul. 18.30 Wib di jalan Seijang nomor 23 RT 04 RW 01 Kelurahan Sei Jang dengan pelaku berinisial RS.

Dalam penyampaiannya, Kapolres Tanjungpinang, AKBP M. Dwita Kumu Wardana mengatakan, penangkapan 2 bandar narkoba tersebut langsung dipimpin oleh Kasatnarkoba Polres Tanjungpinang, AKP. Soehanoko dari informasi warga.

“Hasil pengamanan dari pelaku SA, pihak kepolisian berhasil mengamankan sebanyak 27 paket narkoba jenis Sabu seberat 72,5 kilogram, beserta barang bukti Hp merek Sony dan Hp merek EverCross,” katanya, Kamis (23/10) kepada sejumlah awak media di Rupatama Polres Tanjungpinang, ketika menggelar ekpose penangkapan bandar narkoba tersebut.

Selain itu, Dwita menjelaskan, dari pengakuan pelaku SA, Barang Bukti yang dimilikinya dibeli dari seorang bandar besar berinisial AP seorang narapidana dalam Lapas KM. 18 Kijang Kota Tanjungpinang.

“AS mengaku beli Sabu dari Bandar di Lapas KM. 18 Kijang berinisial AP. Ini juga merupakan temuan baru kami, namun ketika polisi lakukan pemeriksaan AP tidak ditemukan BB. AS akan kami jerat dengan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang pemilikan Narkoba dengan hukuman kurungan 12 tahun penjara,” ungkapnya.

Sementara untuk BB pelaku yang kedua, yakni, RS, Dwita melanjutkan, polisi berhasil mengamankan 17 paket Sabu dengan berat 50 gram, Alat Timbang, 1 unit mobil merek Toyota BP 1812 HY yang diduga sebagai transportasi untuk transaksi narkoba dan 3 unit HP berbagai jenis.

“Pelaku RS juga mengaku mendapatkan Sabu dari narapidana yang berada di Lapas KM 18 Kijang dengan inisial YS. Bahkan, diakui RS bahwa YS sebagai bandar yang mengontrol peredaran narkoba didalam Lapas. Namun ketika YS dilakukan pemeriksaan oleh polisi, didapatkan 1 unit Handphone dengan didalamnya berisi data pemesan Sabu,” ujarnya.

Akan hal tersebut, Dwita mengatakan, pelaku RS akan dijerat dengan Pasal 114 (1) Jo Pasal 132 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, berbeda dengan pelaku SA yang dijerat dengang kurungan penjara 12 tahun. “Untuk pelaku RS kami jerat dengan hukuman kurungan penjara selama seumur hidup,” katanya tegas mengakhiri ekpose. (ERA)

346 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>