Published On: Kam, Jul 2nd, 2015
                            

Safari Ramadhan: Pemkot Tanjungpinang Informasikan Jaminan Sosial dan Kesehatan

Safari Ramadhan Pemkot TPI. Foto: Humas
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Dalam rangka Safari Ramadhan 1436 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Tanjungpinang dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, memberikan informasi tentang program Jaminan Sosial dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke masyarakat, Rabu (01/07) malam kemarin di Mesjid Nurul Iman Tanjungpinang.

Pasalnya program tersebut, saat ini sedang digalakan dan merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan agar seluruh masyarakat Indonesia, bisa mengakses layanan kesehatan dasar termasuk untuk masyarakat kurang mampu.

“Program ini ditargetkan pemerintah pusat pada tahun 2018 untuk seluruh warga negara Indonesia harus memiliki Jaminan Kesehatan. Bahkan tak terkecuali untuk penduduk Kota Tanjungpinang,” kata Rustam selaku Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang saat berdialog dengan warga.

Di tempat yang sama, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, dirinya memang sengaja mengajak para kepala dinas untuk berdialog langsung dengan warga, serta saling bertukar informasi terkait isu-isu yang sedang terjadi.

“BPJS Kesehatan pada tahun 2015 ini sudah mencatat lebih dari 38 ribu warga Tanjungpinang yang terdaftar menjadi peserta Jamkesmas, dan lebih dari 14 ribu orang sudah terdaftar sebagai peserta Jamkesda dari total 15 ribu quota yang disediakan untuk Kota Tanjungpinang,” jelas Rustam lagi saat mendampingi Wali Kota Tanjungpinang.

Sementara, informasi dari Kepala Dinsosnaker Kota Tanjugpinang, Surjadi. Ia mengatakan kepada masyarakat, bahwa saat ini Dinsosnaker Tanjungpinang sedang melakukan pendataan masyarakat kurang mampu.

Dengan demikian, lanjut dia, data yang diperoleh nanti akan disepakati sebagai data yang paling akurat. “Untuk itu peran RT atau RW, Lurah serta Camat, sangat diperlukan dalam mendata dengan benar. Hal ini juga untuk menghindari salah sasaran saat ada bantuan-bantuan sosial yang akan diberikan,” katanya.

Bahkan, Surjadi mengakui, jika program penanggulangan kemiskinan lainnya, seperti, Bingkisan Lebaran, SKTM untuk pendaftaran sekolah, adalah program pemerintah pusat untuk kesejahteraan masyarakat.

“Karena itu mohon kerjasama semua pihak dalam membantu memberikan data yang akurat, supaya program pemerintah bisa tepat sasaran dan berjalan dengan baik,” ujar Surjadi. (AFRIZAL)

188 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>