Published On: Sen, Apr 27th, 2015
                            

Reses di Tanjungpinang Timur, Weny Tampung Aspirasi Masyarakat

Reses Weny. Foto : Humas
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjunginang, KepriDays.com – Anggota DPRD Provinsi Kepri Daerah Pemilihan (Dapil) Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weny, melakukan reses di Kecamatan Tanjungpinang Timur dalam rangka menampung aspirasi masyarakat, Senin (27/4) pagi di jalan DI. Panjaitan KM 7 Tanjungpinang.

Weny sapaan akrabnya menjelaskan, reses merupakan kewajiban yang dilakukan legislatif untuk turun mendengar aspirasi masyarakat, dengan tujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang selanjutnya akan disidangkan sebelum aspirasi itu diusulkan masuk kedalam program pembangunan pemerintah.

“Aspirasi masyarakat ini akan saya perjuangkan untuk diusulkan masuk ke dalam program pembangunan pemerintah,” katanya didepan 150 orang perwakilan masyarakat dari Kelurahan yang ada di Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Weny yang dampingi anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Rahma dan Camat Tanjungpinang Timur Arlius, saat reses juga dibanjiri pertanyaan oleh 150 masyarakat yang hadir. Banyak dari mereka meminta pemerintah turun dan membantu masyarakat kecil.

Daryono, seorang perwakilan dari Kelurahan menanyakan mekanisme mendaftar menjadi peserta Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Ia sudah mencoba mendaftar menjadi peserta tetapi memiliki kendala karena pihak BPJS Kesehatan meminta Kartu Tanda Penduduk Eletronik (E-KTP).

Padahal, masih kata dia, belum memiliki E-KTP, karena aturan ini masyarakat sulit mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. “Selain itu alat-alat kesehatan di Posyandu masih kurang, kami meminta pemerintah terus memperhatikan agar kesehatan ditengah masyarakat bisa terlayani secara maksimal,” ujarnya.

Kemudian diantara masyarakat tersebut, ada yang mengadukan hingga saat ini belum memiliki KTP. Padahal ia sudah bertahun-tahun berada dilingkungan masyarakat. Sehingga pertayaan tersebut ditanggapi Weny satu-persatu, seperti persolan tentang BPJS Kesehatan.

“Saya akan mencoba membahas dengan pihak BPJS Kesehatan, kebetulan BPJS Kesehatan berada dibawah Komisi IV yang membidangi kesejahteraan masyarakat,” kata Weny yang juga seorang Penasehat GOW Tanjungpinang.

Dan bagi masyarakat yang belum memiliki KTP, lanjut dia, perlu melapor ke pihak RT agar memiliki identitas kependudukan. Pasalnya identitas dinilai penting dimiliki. Sedangkan bagi masyarakat yang tidak mau melapor ada baiknya pihak RT aktif menanyakan keberadaan pendatang tersebut. Jangan sampai kawasan itu menjadi bebas tanpa aturan.

“Bebas dimaksud yaitu dapat berbuat hal-hal yang dilarang agama, apalagi sampai ada pembuangan bayi. Beberapa kali saya mendengar pembuangan bayi. Makanya untuk menghindari ini perlu peran aktif RT-RW. Sedangkan bagi masyarakat yang sudah lanjut usia ada baiknya pihak RT membantu mengurusnya,” kata Weny yang juga Ketua PKK Kota Tanjungpinang.

Sementara mengenai alat kelengkapan Posyandu, Weny beserta rekan-rekan dari PKK Kelurahan dan Kecamatan sudah mendata, tujuannya agar mengetahui apa saja yang dibutuhkan. Dari hasil pantauan dilapangan memang setiap Posyandu memiliki kekurangan peralatan, diataranya, alat timbangan bayi, timbangan umum, lemari, meja, kursi, alat tensi serta lainnya.

“Insya Allah akhir tahun ini masuk dalam anggaran, sehingga bisa terealisasi. Dan sekali lagi saya menegaskan akan terus berkoordinasi bersama Pemerintah Kota dan Provinsi, agar pengaduan masyarakat ini bisa segera diperhatikan dan terealisasi,” ungkapnya. (ARZ)

299 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>