Published On: Sen, Jul 6th, 2015
                            

Remaja Dibawah Umur Terjaring Razia

satpol PP saat merazia kos-kosan. Foto : Ado
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Seorang gadis remaja dibawah umur berinisial CN (15) terjaring razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, Senin (06/07) pukul. 00.25 Wib dini hari di tempat kos-kosan milik seorang oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang jalan Sei Jang gang Gatra, Kota Tanjungpinang.

Gadis remaja dibawah umur tersebut bisa terjaring razia dikarenakan, sedang asik berduaan dengan pasangannya berinisial RK (18) yang baru lulus dari SMA Tanjungpinang didalam kosnya.

Kepada KepriDays.com, pengakuan CN saat dibawa Satpol PP Tanjungpinang, dirinya tidak berpacaran dengan RK, melainkan ia dengan RK hanya teman dan tidak melakukan apa-apa didalam kamar kos.

“Kami tidak pacaran, kami hanya teman dan hanya ngumpul aja. Lagian saya tidak berdua kok, kami bertiga sama teman yang lagi keluar sebentar,” jelasnya.

Kemudian, ia pun menambahkan, bahwa saat Satpol PP Tanjungpinang menggelar razia di kos-kosaannya, saat itu pintu sedang keadaan tidak terkunci.

“Kami tidak melakukan apa-apa, pintu kamar kos saja tidak kami kunci dan saya tidak tahu kalau lewat jam 12 tidak diperbolehkan berada di kos-kosan,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur (SDA) Satpol PP Tanjungpinang, Misba mengatakan, pasangan muda-mudi yang terjaring razia tersebut, pihaknya akan memperbolehkan untuk pulang. Namun, CN dan RK harus mengikuti persyaratan sesuai peraturan Pemkot Tanjungpinang.
“CN kami minta datangkan orang tuanya, tetapi CN sempat mengelak untuk tidak memberi tahu orang tuanya. Maka dari itu kami menjemput orang tua CN ke kantor, sedangkan RK kami hanya memberikan surat teguran lalu diperbolehkan pulang,” jelasnya.

Bahkan, Misba melanjutkan, orang tua CN juga mengucapkan terimakasih kepada Satpol PP yang telah memberikan pelajaran bagi anaknya. Dan mereka mendukung langkah Satpol PP Tanjungpinang dalam menertibkan Penyakit Masyarakat (Pekat) di Tanjungpinang.

“Orang tua CN menyesal dengan tindakan anaknya, tetapi mereka sangat mendukung kegiatan Satpol ini. Sebab dengan kegiatan ini, dapat memantau anak-anak yang berstatus pelajar keluyuran bukan pada waktunya,” kata dia. (ADO)

208 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>