Published On: Rab, Agu 13th, 2014
                            

Rasa Bahagia Buat Tubuh Sehat

Rasa Bahagia. Foto: Rony
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Emosi positif dan kualitas kesehatan yang baik sebenarnya saling terkait. Ini karena tubuh dan pikiran saling terhubung. Namun, dalam pemikiran ilmuwan terdahulu, Descartes pernah menyebutkan bahwa tubuh dan pikiran itu terpisah, bekerja sendiri-sendiri. Tetapi pemikiran, Descartes itu terbukti salah! Sebab sejak 50 tahun terakhir para ilmuwan menemukan bahwa tubuh dan pikiran saling terhubung. Bahkan, keduanya begitu intim dan tak terpisahkan.

Relasi antara tubuh dan pikiran tersebut melahirkan sebuah cabang ilmu eksak baru, yaitu, Psiko-Neuroimunologi (PNI). Ilmu ini mengeksplorasi hubungan antara pikiran, otak dan sistem imun tubuh. Salah satu hasil penelitian PNI dipublikasikan di New England Journal of Medicine pada 1991. Sekelompok ilmuwan mengadakan survei kepada sejumlah orang yang diminta memakai obat semprot hidung.

Beberapa dari obat tersebut mengandung virus demam ringan dan sisanya hanya mengandung garam. Para objek penelitian tidak tahu kandungan mana yang mereka dapat. Hasilnya, mereka yang pikirannya stres mengalami gejala flu. Di sisi lain, mereka yang tidak terlalu stres dapat melawan virus tersebut, terlepas dari usia, berat badan, pola diet, dan faktor lainnya.

Stres adalah sumber penyakit, para ilmuwan semakin memahami mengapa stres bisa membuat kita gampang sakit. Studi PNI menunjukkan kondisi emosional seperti stres, takut, atau marah akan mengirimkan sinyal ke kelenjar utama dalam tubuh untuk memproduksi hormon seperti kortisol, adrenalin dan epinefrin. Hormon-hormon inilah yang memberitahu sel dalam tubuh kapan waktunya anda untuk bekerja atau beristirahat, bahkan untuk berkelahi atau lari.

Hasilnya, tubuh akan ‘melupakan’ sejenak tugas untuk mencerna makanan atau melawan penyakit supaya tekanan darah anda naik dan dapat terus berlari kencang. Namun, berapa dari Anda yang perlu berlari menyelamatkan diri dalam kehidupan sehari-hari? Kegiatan berat seperti itu kini tergantikan rasa takut yang tak ada habisnya seperti takut gagal, takut dipecat dan lain sebagainya. Tubuh kita terus-menerus bekerja dengan maksimal hingga anda akan jatuh sakit.

Mengapa demikian? Alasannya, di waktu anda bekerja, tubuh akan melupakan virus atau bakteri infeksi yang masuk ke dalam tubuh, agar anda bisa tetap bekerja alias melawan stres. Virus tersebut baru akan dibasmi ketika tubuh punya waktu untuk melambat, yaitu, saat liburan. (TIM REDAKSI)

316 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>