Published On: Sen, Apr 27th, 2015
                            

Pospera Minta Panglima TNI Tarik Pasukan di Kantor PLN

Junaidi Fajri. Foto: Ist/ Rony
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jendral Moeldoko, menarik pasukan TNI Angkatan Laut di Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) rayon Kota Tanjungpinang.

Pasalnya, kata Sekretaris Jendral (Sekjen) Pospera Provinsi Kepri, Junaidi Fajri, melihat situasi ibu kota Provinisi Kepri, yakni, Kota Tanjungpinang yang saat ini berada dalam krisis listrik berkepanjangan, dan pada beberapa waktu lalu elemen masyarakat Kota Tanjungpinang telah beramai-ramai mendatangi kantor tersebut.

“Maka kami meminta kepada Panglima TNI RI untuk menarik pasukan dari kantor PLN Tanjungpinang untuk meminimalisir kemungkinan konflik yang terjadi kedepan, serta memohon kepada bapak Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan dan menyelesaikan permasalahan publik yang sedang terjadi di Provinsi Kepri,” tulisnya, Senin (27/04) kepada KepriDays.com lewat surat elektronik.

Padahal, lanjut Junaidi, PLN Kota Tanjungpinang telah berjanji untuk menyelesaikan masalah listrik di Kota Tanjungpinang pada 6 April 2015 lalu. Namun komitmen PLN ke masyarakat tidak terealisasi, karena lewat pada tanggal tersebut masih ada pemadaman listrik di Kota Tanjungpinang.

“Sampai pada mediasi berjalan di hadapan perwakilan masyarakat Kota Tanjungpinang, Gubernur Kepri, Wali Kota Tanjungpinang, GM PLN Tanjungpinang dan Kanwil PLN Riau, berjanji akan menyelesaikan permasalahan krisis listrik. Tapi saat ini listrik kembali padam, ironisnya kantor PLN Tanjungpinang kini dikawal pihak TNI untuk mengantisipasi kunjungan gelombang aksi massa yang terjadi beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Maka dari itu, Junaidi mengharapkan kepada Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini Dirut PLN RI, Menteri BUMN, Menteri ESDM serta Kementerian terkait untuk dapat melihat dan menyelesaikan permasalahan krisis listrik yang terjadi di Kota Tanjungpinang.

“Mengingat Provinsi Kepri memiliki sumber energi dari sektor Migas yang cukup dalam kontribusi kemajuan negara. Demikian permohonan ini saya sampaikan,” ungkapnya.

Sementara informasi saat ini, menurut Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ketapang Provinsi Kepri, Ully, bahwa PLT Micro Gas sedang mengalami kehabisan Gas, karena kapal pengangkut Gas dari Kota Batam rusak.

“Diperkirakan dalam 2 hari ini akan ada pemadaman listrik ekstra di Kota Tanjungpinang,” ucapnya. (RNN)

306 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>