Published On: Rab, Mei 4th, 2016
                            

PN Pusat Menangkan KPPU Kepri

KPPU Kepri. Foto : Ist
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Jakarta, KepriDays.com – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memenangkan KPPU Kepri dalam perkara keberatan atas Putusan Perkara No. 02/KPPU-L/2015 tentang pelanggaran Pasal 22 UU No. 5 tahun 1999 terkait dengan Pelelangan 4 (empat) Paket Pekerjaan di Lingkungan Konstruksi SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), ULP Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Kementerian Pekerjaan Umum dengan Full-Procurement Tahun Anggaran 2014.

Majelis Hakim yang terdiri dari Paskatu Hadinata sebagai Ketua Majelis, Arifin dan Aswijon sebagai Anggota Majelis Hakim, masing-masing menolak permohonan keberatan yang diajukan oleh para pelaku usaha, yaitu, PT. Alam Beringin Mas, PT. Sumber Kualastabas, PT. Asa Jaya Amalia, PT. Aditya Kontraktor, PT. Patents Agriutama dan PT. Maju Bersama Jaya.

Bahkan putusan tersebut dibacakan pada 21 April 2016 lalu. Dalam pertimbangan, Majelis Hakim sependapat dengan pertimbangan KPPU. Pelaku usaha telah melakukan kerja sama atau persekongkolan dan menciptakan persaingan semu di antara mereka dalam rangka mengatur pemenang tender.

“Komisi telah benar dalam membuat
putusan dengan mempertimbangkan alat-alat bukti yang cukup. Putusan Majelis Hakim pada pokoknya mengabulkan eksepsi yang disampaikan KPPU, menolak permohonan keberatan serta menghukum pemohon keberatan untuk membayar biaya perkara,” kata Majelis Hakim.

Sedangkan Penetapan Mahkamah Agung menunjuk PN Jakarta Pusat untuk memeriksa dan memutus perkara yang teregister No.522PDT.G.KPPU/2015PN.JKT.PST, hal tersebut menindaklanjuti pengajuan keberatan oleh PT. Alam Beringin Mas, PT. Sumber Kualastabas, PT. Asa Jaya Amalia, PT. Aditya Kontraktor, PT. Patents Agriutama dan PT. Maju Bersama Jaya atas Putusan Komisi No. 02/KPPU-L/2015.

Para pihak tersebut mengajukan keberatan melalui Pengadilan Negeri sesuai dengan domisili masing-masing. Amar Putusan Komisi No. 02/KPPU-L/2015 yang dibacakan pada tanggal 2 Oktober 2015 tersebut menyatakan, bahwa para terlapor telah terbukti secara sah dan menyakinkan
melanggar Pasal 22 UU No. 5 Tahun 1999 dan menghukum terlapor untuk membayar denda.

Adapun untuk PT. Maju Bersama Jaya sebesar Rp. 1.730.300.000,-, PT. Alam Beringin Mas sebesar Rp. 1.948.650.000,-, PT. Sumber Kualastabas sebesar Rp. 648.457.000,-, PT. Asa Jaya Amalia
sebesar Rp. 618.050.000,-, PT. Aditya Kontraktor sebesar Rp. 386.390.000,-, dan PT. Patents Agriutama sebesar Rp. 96.590.000,-.

Sementara susunan Majelis Komisi yang memutus perkara tersebut terdiri dari Syarkawi Rauf, Saidah Sakwan dan Nawir Messi. (ADO)

252 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>