Published On: Sen, Okt 27th, 2014
                            

PMII Demo, Jumaga: Saya Akan Temui Mereka

Jumaga.Foto: ADO
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bintan-Tanjungpinang bersama Jaringan Indonesia (JARI), Gerakan Anak Melayu (GAM) dan Lingkaran Pergerakan Anak Kepri (LPAK) akan melakukan aksi demonstrasi pada saat pelantikan Pimpinan DPRD Provinsi Kepri, Selasa (28/10) besok pukul 10.00 Wib pagi didepan Gedung DPRD Provinsi Kepri.

Menanggapi hal tersebut, calon Ketua DPRD Provinsi Kepri definitif, Jumaga Nadeak yang akan dilantik pada Selasa besok mengatakan, siap menemui massa dari PMII dan organisasi gabungannya, jika mereka mau menunggu hingga selesai Pelantikan Pimpinan DPRD Provinsi Kepri.

“Semuanya kita akan layani dan terima aspirasi saudara-saudara kita, dan saya yakin pasti bisa kita selesaikan semuanya jika kita mau duduk bersama. Dan melihat kondisi besok juga, jika mereka mau ketemu saya welcome saja asal setelah pelantikan selesai,” terangnya, Senin (27/10) saat dihubungi KepriDays.com.

Namun sebelumnya, Sekjen PMII Bintan-Tanjungpinang, Helianto mengatakan, bahwa aksi yang dilakukan besok akan menyampaikan aspirasi mengenai Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri yang dianggap tidak menjalankan fungsi kerjanya, sehingga tidak dapat melestarikan tanah Kepri sebagai bunda tanah melayu.

“Tuntutan lainnya dari kami selain itu, yakni, menolak keras pengadaan Ferry VIP untuk transportasi anggota DPRD Kepri yang dianggap menghabiskan anggaran yang begitu besar sekitar Rp. 10,5 miliyar lebih, kemudian meminta Jumaga Nadeak agar dapat bertindak, karena adanya mantan dewan yang belum mengembalikan mobil dinas, serta meminta Jumaga Nadeak selaku Pimpinan DPRD Kepri nanti, agar dapat mengemban tugasnya dengan serius amanat yang diberikan,” ucap Heli.

Sementara itu, untuk aksi yang dilakukan oleh PMII Bintan-Tanjungpinang bersama organisasi lainnya, Heli meminta, Jumaga Nadeak untuk dapat bertemu kepada mereka, agar dia dapat mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan dan dapat menjalankannya setelah dilantik sebagai Ketua DPRD Kepri.

“Bila aspirasi tersebut tidak dapat dipenuhi oleh beliau kedepannya. Kami menginginkan Jumaga Nadeak untuk mundur sebagai Pimpinan DPRD Kepri,” tegasnya.

Ditempat yang sama, hal senada juga sampaikan oleh Ketua GAM Kepri, Roni. Ia juga menyampaikan dengan tegas kepada Jumaga Nadeak untuk mundur jika tidak dapat menghidupkan fungsi LAM Kepri, agar menjadikan Kepri sebagai bunda tanah melayu.

“Karena dinilai selama ini kinerja LAM tidak menampakkan hasilnya, jika tidak bisa sebaiknya Jumaga Nadeak mundur menjadi Pimpinan DPRD, saya menganggap Jumaga pasti tidak sanggup menjadikan Kepri sebagai bunda tanah melayu,” ungkapnya. (ADO)

142 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>