Published On: Ming, Okt 26th, 2014
                            

Perwira Polisi ‘Tonjok’ Staff Garuda Indonesia

Tonjok.Foto: Ist
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Batam, KepriDays.com – Seorang oknum perwira polisi dari Polisi Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diduga melakukan pemukulan terhadap seorang staff maskapai Garuda Indonesia, Abdul Ghani yang sedang bertugas, Ahad (26/10) dikantornya Gate A3 lantai II Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media KepriDays.com, aksi pemukulan itu bisa terjadi karena oknum perwira polisi tidak sabaran menunggu antrian di Bandara. Kejadian tersebut juga sempat terekam oleh CCTV Bandara Hang Nadim.

“Pemukulan staf kami itu terekam CCTV ruang tunggu. Tahunya dia polisi Polda Kepri karena dia menunjukkan kartu identitasnya. Kami tanya ke Polsek Nongsa, ternyata pelaku berpangkat AKBP,” ujar Station Manager Garuda Batam, Timbul Panjaitan, saat ditemui.

Bahkan, Timbul menjelaskan, saat kejadian terjadi memang para penumpang diminta untuk antri oleh Abdul Ghani, saat hendak masuk ke dalam pesawat agar tidak sempit dan berdesak-desakan. Saat giliran meminta penumpang bording nomor 21 hingga 32 untuk memasuki pesawat, oknum perwira polisi yang mendapat tempat duduk nomor 28 tersebut tiba-tiba menonjok korban.

“Pelaku waktu itu diminta antri sesuai peraturan yang ada. Tepatnya pesawat Garuda tujuan Jakarta dengan nomor penerbangan GA 159 sekitar pukul 19.00 WIB,” lanjut Timbul.

Dia juga sangat menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Karena menurutnya, Maskapai Garuda Indonesia memiliki prosedur (SOP) saat penumpang akan menaiki pesawat. Prosedur itupun berguna untuk kenyamanan para penumpang. “SOP-nya, penumpang menaiki pesawat itu berdasarkan nomor urut tempat duduk (seat). Itu juga harus dilakukan mulai dari belakang hingga ke depan,” katanya lagi.

Setelah dugaan pemukulan tersebut, pihak Garuda Indonesia langsung melakukan visum kepada Abdul Ghani yang menjadi korban. Atas insiden ini juga, pihak Garuda Indonesia akan menemui Kapolda Kepri Brigjen Pol. Arman Depari sebagai kepala kepolisian Kepri.

“Langsung visum di Rumah Sakit Awal Bros (red, RSAB) Batam. Namun, hanya hasil visumnya belum diketahui,” jelasnya.

Sementara sampai saat ini, belum diketahui siapa oknum perwira Polda Kepri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) yang telah melakukan pemukulan itu. Namun, ketika awak media KepriDays.com mencoba konfirmasi ke pihak Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri, AKBP. Hartono mengaku belum mendapat informasi tentang adanya pemukulan yang dilakukan oleh anggota Polda tersebut.

“Apa bila terbukti memang betul kesalahannya ada di pihak perwira polisi yang memukul, kita akan menindak lanjutkan masalah ini, dan kita akan melakukan croos cek siapa yang salah dan siapa yang benar nantinya,” ungkap Hartono. (IND)

234 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>