Published On: Rab, Jun 24th, 2015
                            

Pengidap HIV di Tanjungpinang 1.242 Orang

Rustam saat dampingi Wali Kota Tanjungpinang. Foto: Ist/HUmas
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Rustam menyampaikan, saat ini didaerah Kota Tanjungpinang dalam kurun waktu selama 4 tahun, yakni, dari tahun 2002 hingga tahun 2015, terdapat 1.242 orang pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV).

“Dimana 508 diantaranya adalah penderita AIDS dan 222 diantaranya sudah meninggal dunia. Dari kondisi ini dapat kita lihat, bahwa pengidap HIV maupun AIDS terus bertambah dari waktu ke waktu,” kata Rustam, Rabu (24/06) kemarin, saat mengelar lokakarya perluasan fase 3 Akselerasi Penggunaan ARV sebagai pengobatan dan pencegahan HIV di Hotel Plaza Tanjungpinang.

Dikatakan Rustam lagi, HIV lebih cenderung terkena pada orang-orang dengan perilaku resiko tinggi, seperti PSK, pengguna narkoba. Namun sekarang telah menjangkiti golongan orang-orang resiko rendah, contohnya ibu rumah tangga dan bayi.

“Untuk itu dengan digelar acara ini, bisa memberikan pengetahuan untuk cara pencegahanya,” ujar dia.

Sementara, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah yang membuka acara tersebut mengatakan, untuk menekan pertumbuhan HIV di Tanjungpinang, perlu peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap HIV itu sendiri.

“Pengetahuan tentang HIV di masyarakat masih minim, sehingga perlu diberikan pemahaman tentang bahayanya dan cara penularan penyakit ini, sehingga tahu kemana mereka bisa mendapatkan konseling dan tentunya ada pendampingan oleh komunitas peduli AIDS,” jelasnya. (AFRIZAL)

226 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>