Published On: Ming, Mei 14th, 2017
                            

Pemkab Lingga Temukan Solusi dari FGD

Fgd di batam
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Lingga, KepriDays.com – Setelah usai menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai celah pemanfaatan potensi air baku yang melimpah di Kabupaten Lingga bersama sejumlah pakar dan stackholder, Sabtu (13/05) pagi di Hotel Harmoni One Batam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga setempat menemukan berbagai solusi alternatif untuk mengolah air baku.

Menurut Bupati Lingga Alias Wello, output FGD memunculkan gambaran singkat seperti apa rencana pembangunan jangka pendek, menegah dan panjangnya. “Jadi ini bukan hal mustahil bagi Lingga untuk mengolahnya. Insyaallah itu jadi, permasalahannya tinggal bagaimana air ini mengalir dari hulunya menuju kepada hilir yang menguntungkan daerah,” kata dia, Ahad (14/05).

Selain itu, Awe mengatakan, ide utama mensupply air Lingga ke Kota Batam dengan membangun pipa bawah laut juga memungkinkan untuk terealisasi. Dimana hasil kajian singkat pakar dan ahli perpipaan bawah laut dengan besaran pipa 28 inchi, sepanjang 120 kilometer menelan biaya sekitar Rp 500 miliar.

Jika didukung dengan pembangunan waduk penampungan air baku yang di taksir menelan biaya 400-500 miliaran rupiah, menurutnya, gambaran realisasi proyek tersebut mampu menjadi kenyataan.

“Bukan mau menggampangkan permasalahan, tapi dengan hasil kajian singkat ini menunjukkan bahwa potensi air di Lingga berpeluang untuk di olah, dan pembangunan pipanisasi ke Batam masuk akal,” ujarnya.

Terlebih lagi dengan adanya pemanfaatan potensi air Lingga ini, kata Bupati, tiga keuntungan sekaligus bisa didapatkan, diantaranya keuntungan dari air baku, energi listrik dari air terjun, dan air kemasan.

“Air terjun Lingga cukup banyak untuk pembangkit listrik, itu diperkirakan bisa menciptakan listrik mencapai 10 MW,” pungkas Awe.

Soal kualitas air milik Lingga, dia mengatakan, tidak perlu diragukan lagi bahwa daerahnya itu memiliki tingkat kualitas air paling baik dibandingkan daerah-daerah lain yang telah berhasil memanfaatkan potensi air tersebut.

“Ini tidak hanya selesai di sini saja, kami akan melanjutkan diskusi setelah kembali ke Lingga. Kami akan tentukan langkah selanjutnya untuk mengolah potensi air yang besar ini,” tutupnya.

Tampak hadir dalam kegiatan FGD tersebut, Anggota DPR RI Komisi II Siti Sarwendah, Anggota DPRD Prov Kepri Asmin Patros, perwakilan BP Batam, PLN Batam, Jajaran anggota DPRD Kabupaten Lingga, jajaran pimpinan OPD Pemrov Kepri dan Pemkab Lingga, serta stackholder lainnya. (RUZI)

220 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>