Published On: Rab, Okt 8th, 2014
                            

Pawan dan Samini Pengantin Tertua di Nikah Massal

Pengantin Tertua di Nikah Massal.Foto: Irfan
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Seorang kakek umur 50 tahun bernama Pawan dan nenek berumur 54 bernama Samini, merupakan pasangan pengantin tertua dalam acara nikah massal yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kota Tanjungpinang, Rabu (8/10) di Aula Asrama Haji jalan Pemuda Kota Tanjungpinang.

Nikah massal yang dilakukan adalah dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional, dan ada sebanyak 15 pasang pengantin dinikahkan dalam acara tersebut.

Pawan ketika diwawancarai oleh KepriDays.com, sangat senang sekali sudah melakukan pernikahan dengan sah. Bahkan, ia terharu dengan diadakan acara tersebut oleh Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang.

“Sangat lapang dada setelah sah, saat akad nikah tadi saya sempat gerogi,” ucapnya.

Pawan sendiri merupakan kakek yang mempunyai 3 orang cucu, namun cucunya itu berada di negeri seberang, yakni, Malaysia. “Cucu saya sudah 3, di luar negeri,” singkatnya.

Ditempat yang sama, Ahmad Yani selaku Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang mengatakan, pelaksanaan nikah massal ini sudah melalui beberapa rangkaian kegiatan, dimulai dengan pendaftaran yang dibuka sejak 1 September 2014 lalu.

“Ada juga bimbingan pranikah serta ijab qabul sudah dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2014 kemarin dibeberapa KUA dan Kantor Pengadilan Agama,” katanya.

Sementara itu, ada 2 pasangan yang melakukan pernikahan secara agama Budha dan dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober 2014 silam. Sedangkan peserta yang ikut mendaftar ada sebanyak 22 pasangan dari seluruh Kecamatan/Kelurahan se-Kota Tanjungpinang, namun hanya 15 pasangan saja yang memenuhi persyaratan.

“Yang tidak memenuhi persyaratan, diantaranya karena tidak mendapat restu dari orangtuanya, serta ada beberapa pasangan yang masih terikat status pernikahan yang sah dengan orang lain,” ungkapnya.

Akan hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menilai positif kegiatan yang dilakukan oleh BP3AKB Kota Tanjungpinang. Ia mengatakan, tujuannya adalah untuk membantu masyarakat agar memiliki status hukum.

“Sah secara agama, sah juga secara negara. Ini juga untuk melindungi kaum perempuan dan anak agar memiliki kedudukan hukum yang jelas dan kuat,” kata Lis. “Lagipula ini adalah pernikahan yang paling wah di Tanjungpinang karena dihadiri oleh seluruh FKPD, KUA, serta tokoh-tokoh penting lainnya,” ujarnya lagi.

Lis sendiri juga menjadi saksi pernikahan bagi 2 pasang pengantin yang dinikahkan di Gedung Asrama Haji tersebut bersama dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tanjungpinang. (CR08)

380 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>