Published On: Sen, Okt 6th, 2014
                            

Oknum PNS Pelaku Pencabulan Jadi Tersangka

Iptu Effendri Alie.Foto: ERA
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Kapolsek Bukit Bestari Kompol. Jaswir melalui Kanit Reskrim, Iptu. Effendri Alie mengatakan, terkait kasus pencabulan yang dilakukan oleh pelaku berinisial F (30) oknum PNS terhadap Mawar (17) samaran yang masih dibawah umur di Hotel Bintan Nirwana Kamar 114, kini pelaku telah jadi tersangka dan prosesnya tetap berlanjut sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

“Pelaku masih kita amankan dan sudah kita tetapkan menjadi tersangka, karena dengan sengaja melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur,” katanya, Senin (6/10) kepada KepriDays.com di Polsek Bukit Bestari.

Sebelumnya, lanjut Effendri, bahwa seminggu yang lalu pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi pencabulan yang dilakukan oleh oknum PNS terhadap anak dibawah umur. Setelah diselidiki ke hotel tersebut di kamar 114 di daerah Jalan Pancur, terbukti ada seorang perempuan yang lagi disekap oleh seorang laki-laki yang akhirnya diketahui seorang oknum PNS disalah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Kepri.

Dari pengakuan Mawar, masih kata Effendri, pada saat itu dirinya dipaksa oleh F untuk melakukan hubungan intim tetapi ditolak oleh Mawar dan akhirnya menelpon orangtuanya. “Akhirnya kami pun berhasil mengamankan kejadian ini dan keduanya langsung kita bawa ke Polsek,” paparnya.

Selain itu, Effendri menjelaskan, bahwa setelah dilakukan penyelidikan pelaku F juga benar merupakan oknum PNS dan korbannya seorang pelajar disalah satu SMA dan baru duduk di kelas 2.

“Pelaku F sudah mengenali korban Mawar sejak 1 tahun yang lalu dan sudah beberapa kali melakukan hubungan badan di beberapa hotel, soal mereka suka sama suka masih kita lakukan pengembangan yang pasti hukum tetap berjalan,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kabid Perlindungan Anak Kota Tanjungpinang, Sri Linggawati membenarkan, bahwa ada perlakukan tidak senonoh yang didapati korban Mawar dari F, dan Mawar juga termasuk anak umur 17 tahun kebawah.

“Usia segitu masih masuk dalam perlindungan anak, dan harus kita dampingi,” singkatnya.

Akan hal tersebut, diketahui tersangka akan dijerat dengan pasal 81 (2) Jo pasal 82 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman minimal 3 tahun penjara maksimal 15 tahun dengan denda Rp. 200 juta maksimal Rp. 600 juta. (ERA)

237 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>