Published On: Sel, Feb 24th, 2015
                            

Mulyadi Sebut Ada Apa Permasalahan Listrik di Kepri?

Ketua Komisi VII DPR RI, Mulyadi. Foto: Ado
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Ketua Komisi VII DPR RI, Mulyadi menyebutkan, ada apa permasalahan listrik di Provinis Kepulauan Riau (Kepri) tidak selesai hingga berlarut-larut.

Bahkan seperti di Bintan dan Karimun yang selama ini IUPTL untuk pembangkit listriknya terbengkalai selama 7 tahun belakangan.

“Ini seperti ada mafia, semacam permainan kongkalikong antara PLN dan pihak pengusaha tetapi akan kami selidiki terlebih dahulu kebenarannya,” ucap dia, Selasa (24/02) sambil emosi usai Kunker bersama Gubernur Kepri di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang.

Selain itu, Mulyadi mengatakan, dirinya akan mendesak serta menggandeng Komisi III DPR RI, agar dapat melibatkan aparat hukum untuk menyeleseikan permasalahan ini.

“Sebab bila dibiarkan terus akan berakar terus menerus dan tidak akan terselesaikan masalah listrik di Kepri. Kami akan menggandeng Komisi III, aparat hukum dan KPK untuk menyelesaikan permasalahan ini,” jelasnya.

Kemudian, Mulyadi juga mengusulkan, izin yang telah dikeluarkan namun tidak dapat direalisasikan harus di cabut pemerintah, karena masih banyak pihak swasta lain yang dapat mengerjakannya.

“Saya sudah bertemu dengan Dirut PLN baru, Sofyan Basyir. Dia juga keheranan karena banyak IUPTL yang terbengkalai dan ada sekitar 100 izin, karena itu dirinya mencoba mencari solusi,” tegas politikus Partai Demokrat tersebut.

Sedangkan ditempat yang sama, anggota DPR RI, Achmad Amin malah mengungkapkan krisis listrik di Kepri ini ada permainan. “Dari dulu hingga sekerang, PLN tetap bermasalah dan tidak juga ada penyelesaian dari Pulau Sumatra hingga Pulau Kalimantan. Ada permainan apa PLN? dari dulu hingga sekarang tidak selesai juga. Saya minta PLN jangan bermain-main,” jelasnya.

Sementara terkait adanya dugaan permainan antara pihak pengusaha dengan PLN sehingga izin yang dikeluarkan masih ada sampai sekarang, Gubernur Kepri, HM. Sani menjelaskan, dirinya menyerahkan semuanya kepada Komisi VII DPR RI dengan membentuk tim khusus agar menemukan akar permasalahan tersebut.

“Kita jangan bilang ada kongkalikong. Komisi VII akan menyelesaikannya, dan melakukan penyelidikkan terlebih dahulu terkait hal itu,” ungkapnya singkat. (ADO)

284 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>