Published On: Ming, Nov 29th, 2015
                            

Memaknai Hari Guru Nasional dan HUT PGRI 70 Tahun

Dian Fadilah. Foto: Ist
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Oleh:
DIAN FADILLAH, S.Sos
GURU SMK NEGERI 1 TANJUNGPINANG

Sejarah singkat PGRI yang dimulai sejak Kongres Guru Indonesia, dimana semua Guru Indonesia menyatakan dirinya bersatu di dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Jiwa pengabdian, tekad perjuangan dan semangat persatuan dan kesatuan PGRI yang dimiliki secara Historis terus dipupuk dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan NKRI dalam dinamika politik yang dinamis.

PGRI tetap setia dalam pengabdiannya sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi dan organisasi ketenagakerjaan. Walaupun bersifat unitaristik, independen, dan tidak berpolitik praktis. Sebagai penghormatan kepada Guru, Pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan hari lahir PGRI tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional, dan diperingati setiap tahun.

Guru memiliki banyak peranan yang salah satu dari sekian banyak peran yang dimiliki Guru adalah Guru sebagai pengelola atau manager (organisator) dalam pembelajaran. Dalam peranannya keseharian, Guru memiliki tugas dan kewajiban untuk mengelola pembelajaran dengan baik dan “harus baik” dimulai dari perencanaan, pelaksanaan termasuk juga melakukan evaluasi agar pembelajaran terorganisir dengan sebaik mungkin.

Pengelolaan pembelajaran akan membawa proses pembelajaran terlaksana dengan lancar sehingga dapat memudahkan dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Bukan hanya melaksanakan dan mengelola pembelajaran saja, namun Guru juga harus mengelola Kelas dan Siswa serta segala hal yang diperlukan dalam proses belajar mengajar ataupun segala sesuatu yang mampu mempermudah dan mempengaruhi pembelajaran.

Untuk melaksanakan peran sebagai seorang manager atau pengelola pembelajaran (learning manager), maka Guru harus memahami konsep, prinsip, hakikat, serta pengetahuan tentang pembelajaran, bukan hanya tentang bagaimana dalam mengajar namun juga segala sesuatu tentang belajar.

Sebagai manager Guru mempunyai beberapa fungsi umum yang harus dilakukan dan melaksanakan peran sebagai pengelola pembelajaran dengan baik. Sanjaya (2008:24) menyebutkan, fungsi-fungsi guru secara umum yaitu :

1. Merencanakan tujuan belajar.

2. Mengorganisasikan berbagai sumber belajar untuk mewujudkan tujuan belajar.

3. Memimpin, yang meliputi memberikan motivasi, mendorong, dan memberikan stimulus pada siswa.

4. Mengawasi segala sesuatu, apakah sudah berfungsi sebagaimana mestinya atau belum dalam rangka pencapaian tujuan.

Guru dalam kupasan singkat dilihat dari bahasa Sanskerta berarti Guru, tetapi arti secara harfiahnya adalah “berat” dimana seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, Guru umumnya merujuk Pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didiknya. Sehingga tidak jarang Guru dihadapkan dengan permasalahan perkelahian antara peserta didik, Guru dengan peserta didik, Guru dengan orangtua peserta didik yang sampai masuk ke Ranah Hukum yang berkaitan dengan KPAI, Kepolisian sehingga terkadang sulit dan rentan untuk diselesaikan apalagi dicarikan jalan keluarnya.

Berat dan menyesakkan dada kalau dipikirkan. Apabila dilihat dari makna Hari Guru itu sendiri adalah suatu hari untuk dapat menunjukkan penghargaan terhadap guru, dan diperingati pada tanggal yang berbeda-beda bergantung pada negaranya. Di beberapa Negara Hari guru merupakan hari libur sekolah yang diikuti dengan kegiatan-kegiatan menggembirakan yang di buat oleh peserta didik OSIS melalui Kesiswaan dan Pembina OSIS.

Kegiatan yang dilakukan diantaranya Potong kue/tumpeng yang diikuti dengan Lomba Masak Seafood, Lomba memasukkan Bola kasti ke dalam Ember, Lomba Bakiak, Lomba Karikatur Guru, Surat untuk Guru serta rangkaian kegiatan Hiburan musik yang diisi dengan teater, tari, musikalisasi puisi dan karaoke. Apabila dilihat dari fungsi-fungsi yang dimiliki dan harus dilakukan Guru sebagai manager atau pengelola pembelajaran sudah cukup komplek, belum lagi guru juga harus menjalankan peran pentingnya yang lain dan hal itu menandakan bahwa profesi Guru bukanlah sebuah profesi yang mudah untuk dijalankan.

Seorang Guru sangat diperlukan kemampuan dan disiplin ilmu terhadap keprofesian yang baik, agar dapat melaksanakan perannya. Pengelolaan yang harus diemban dalam pembelajaran mulai dari merencanakan, melaksanakan hingga mengevaluasi pembelajaran. Guru juga harus menghadapi atau mengelola serta melihat perkembangan peserta didik.

Pengelolaan yang menciptakan suasana belajar yang kondusif agar mau dan mudah dalam belajar, serta melibatkan dalam administrasi sekolah dengan mengelola dan menjalankan posisi yang ditugaskan. Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2015 tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan berbagai acara seperti yang disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kemendikbud, Mr. Sumarna Surapranata dengan melaksanakan beberapa acara seperti :

1. Pemilihan Guru berprestasi dan berdedikasi yang telah diumumkan pada Sabtu (21/11).

2. Kemendikbud akan menyelenggarakan Simposium Guru pada 23 November dihadiri 4.391 Guru:

– 2.110 Guru akan mengikuti lomba karya inovasi guru dalam bidang pendidikan.

– 1.000 Guru dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) IPA ikut andil.

– 500 Guru dari P4TK bahasa.

– 781 Guru Garis Depan (GGD) turut berpartisipasi dalam acara.

“Kegiatan tersebut juga akan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan,” kata Pranata di Jakarta dengan memaparkan karya yang berupa inovasi pembelajaran, alat pembelajaran dan lain-lain.

Bahkan dengan hasil akhir 250 karya terpilih untuk dijadikan “Best Practise” serta begitu besar dan luasnya pekerjaan Guru, maka harapan yang paling diinginkan dan secara standar oleh seluruh Guru di Indonesia termasuk Ibu Tiroma Siregar sebagai salah seorang Guru senior produktif Pemasaran di SMK Negeri 1 Tanjungpinang yang telah menjadi pendidik terhitung mulai tangal 1 Februari 1986 (lebih kurang 30 tahun), hendaknya Hari jadi guru pada 25 November 2015 yang ke 70 tahun semua Guru bahagia dengan umur yang tidak tua lagi.

Sementara dengan perjalanan yang sudah sejauh ini dan sudah dirintis dengan niat yang baik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara ini pun, seluruh Guru di Indonesia “JANGAN MUNDUR UNTUK BERBUAT YANG BAIK DEMI ANAK DIDIK KITA”.

Dirgahayu saya ucapkan Selamat Hari Guru Nasional dan HUT PGRI YANG KE-70 untuk para Guru di Seluruh Tanah Air Semoga Pengabdian Kita memberikan makna untuk Indonesia Jaya dan Masyarakat Cerdas.***

423 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>