Published On: Sel, Okt 4th, 2016
                            

Maskur: Karena Mega Proyek Ekonomi Masyarakat Kecil Hancur

Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang Maskur. Foto : Yuli
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu menyebutkan, akibat adanya pembangunan Mega Proyek di Kota Tanjungpinang pada tahun 2016, ekonomi masyarakat kecil hancur.

“Karena Mega Proyek itulah, ekonomi masyarakat kecil hancur. Ketika APBD di plot untuk pembangunan dengan biaya besar, maka hanya dinikmati oleh satu atau 2 kontraktor saja. Tentu ini sangat merugikan masyarakat kecil dan merugikan kontraktor-kontraktor kecil,” katanya, Selasa (04/10) kepada KepriDays.com.

Selain itu, Maskur mengatakan, akibat uang tidak berputar ke banyak pihak di masyarakat luas, misalnya Mega Proyek Gedung Gonggong yang hampir Rp. 14 miliyar. Itu pasti hanya dinikmati oleh satu atau 2 kontraktor saja.

“Coba anggaran Rp. 14 miliyar itu digunakan untuk proyek-proyek kecil yang langsung menyentuh masyarakat, maka banyak pihak yang dapat menikmati hasil pembangunan, uang akan berputar ditengah masyarakat,” jelasnya.

Sementara, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, belum menjawab soal tersebut hingga berita ini diunggah KepriDays.com. (RNN)

373 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>