Published On: Rab, Mei 28th, 2014
                            

Lis Ingatkan Untuk Tidak Sewakan Kendaraan Plat Merah

Lis saat memberikan sambutannya. Foto: Ado
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengingatkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, agar tidak menggunakan kendaraan Plat Merah untuk dijadikan kendaraan Angkutan umum masal atau disewakan.

“Saya himbau bagi para pegawai, honorer maupun PTT (red, Pegawai Tidak Tetap) Pemko tidak dibenarkan kendaraan Plat Merah dijadikan angkutan umum masal,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Himbauan ini dilakukan, kata Lis, mengingat banyaknya laporan masyarakat mengenai mobil Plat Merah yang bisa disewakan pada waktu-waktu tertentu oleh masyarakat. Sehingga terjadi kecemburuan sosial dari pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) Tanjungpinang dalam mencari penumpang.

“Laporkan ke saya jika masih ada kendaraan Plat Merah Pemko yang disewakan ke masyarakat untuk piknik, agar saya tindak lanjuti ke SKPD-nya (red, Satuan Kerja Perangkat Daerah),” tegas Lis.

Kemudian, lanjut Lis, mobil Plat Merah SKPD yang bersangkutan akan ditarik dan langsung digantikan untuk SKPD yang lain. Sedangkan untuk PNS yang melakukan hal tersebut akan dikenakan saksi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tanjungpinang.

Selain itu, Lis menjelaskan, mobil dinas digunakan untuk menunjang kinerja dari Pemko Tanjungpinang sendiri untuk melayani masyarakat di jam operasi dinas dan waktu-waktu tertentu, bukan untuk disewakan kepada masyarakat untuk berlibur. Karena angkutan umum yang bisa disewakan di Tanjungpinang banyak jadi tidak ada alasan tersebut.

Sementara, Ketua Organda Kota Tanjungpinang, Edi Edison yang selalu mengeluhkan hal tersebut mengatakan, banyaknya kendaraan Plat Merah yang memberikan jasa penyewaan untuk masyarakat dengan harga yang murah dan gunakan fasilitas negara untuk mencari keuntungan pribadi bagi supir maupun penyewanya.

Namun, yang menjadi pertanyaan Organda Ko =ta Tanjungpinang sendiri, masih kata Edison, uang yang dibayarkan masyarakat yang menyewa mau dikemanakan dan fakta kedua banyak kendaraan Plat Merah yang rusak dibiarkan terduduk dibengkel tanpa ada perawatan usai disewakan tidak ada yang bertangungjawab.

“Masalah besar akibat penyewaan itu, sepinya penumpang saat ini atas tidak adanya ketegasan dari Pemko Tanjungpinang dalam memberikan subsidi kepada Angkot untuk jalan-jalan baru atau trayek, serta mengaktifkan terminal Sungai Carang sebagai Pusat Transit dan tidak membiarkan bukan lokasi parkir kendaraan, dilapangan, dijadikan terminal,” ungkapnya. (RNN/CR05)

236 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>