Published On: Ming, Okt 16th, 2016
                            

KPPU Batam Kunjungi Pemkot Tanjungpinang

WALIKOTA TANJUNGPINANG H
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Komisi Pengawas Pesaing Usaha (KPPU) Republik Indonesia (RI) Kantor Perwakilan Daerah Batam, melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, Jum’at (14/10).

Dalam penyampaiannya, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, mendukung keberadaan KPPU di wilayah Provinsi Kepri. Namun persaingan usaha di wilayah Kepri, khususnya Tanjungpinang perlu pembenahan.

“Karena dilihat dari latar belakang dan karakter Kota Tanjungpinang sangat berbeda dengan daerah lain, wilayah Tanjungpinang memiliki perairan yang menjadi salah satu daerah sebagai jalur perdagangan, dan bukan daerah penghasil atau produksi,” kata Lis.

Untuk itu, Lis mengharapkan, KPPU dapat mengkroscek sistem perdagangan di wilayah kepulauan yang tentunya memiliki perbedaan dengan daerah Jawa yang memiliki daratan yang begitu luas.

“Faktor dari harga jual yang mahal di wilayah kepulauan, karena adanya kebijakan yang tidak sesuai. Contoh untuk barang kebutuhan harian seperti gula, beras dan lain lain, barang kebutuhan tersebut di import dari luar negeri kemudian harus melewati daerah pusat atau Jakarta, dan akhirnya dikirim ke Tanjungpinang,” jelas Lis.

Dengan kondisi seperti itu, Lis melanjutkan, tentunya akan mengeluarkan biaya besar dan waktu yang lama agar barang-barang tersebut sampai ke Kota Tanjungpinang.

“Padahal Tanjungpinang bertetangga dengan negara luar. Jika barang tersebut bisa masuk langsung ke Tanjungpinang, maka kebutuhan masyarakat akan mudah didapat dan harga pasaran pun tidak melonjak tinggi,” terang Lis.

Sebelumnya, Kepala KPPU Batam, Lukman Sungkar menjelaskan, tentang tugas pokok dan kewenangan lembaga KPPU, bahwa lembaga ini melakukan penegakan hukum dan pemberian saran kebijakan kepada Pemerintah.

“Advokasi persaingan usaha yang dilakukan oleh KPD KPPU Batam bertujuan untuk menciptakan persaingan usaha yang sehat, dan meningkatkan kesadaran hukum persaingan usaha guna mencegah praktek monopoli atau persaingan usaha yang tidak sehat,” pungkasnya.

Untuk itu, ia juga berharap, Pemkot Tanjungpinang bisa memberikan saran dan informasi mengenai permasalahan yang ada, hal ini untuk dijadikan referensi bagaimana mengetahui sistem pelaku usaha di Kota Tanjungpinang.

“Mudah-mudahan melalui pertemuan ini, dapat terjalin kerjasama antara pemerintah daerah dengan KPPU, sehingga dapat memberikan manfaat bagi jajaran birokrat dan pemangku kepentingan di Kota Tanjungpinang dalam memahami hukum persaingan usaha,” ungkap Lukman. (RNN)

872 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>