Published On: Sen, Apr 6th, 2015
                            

KPPAD Beri Pengawasan Korban Pencabulan Selama 6 Tahun

Bunga saat melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres  Tanjungpinang. Foto : Era
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), telah memberikan pengawasan pada korban sebut saja Bunga (16) yang diduga telah di cabuli oleh orang tua angkatnya selama 6 tahun.

Ketua KPPAD Provinsi Kepri, Erry Syahrial membenarkan hal tersebut pada Jumat (03/04) kemarin. Ia mengatakan, saat ini korban kekerasan dan pencabulan dalam pengawasan pihaknya. Sedangkan pihak kepolisian tengah melakukan proses pelaporan ini.

“Pihaknya akan mendampingi korban ini, terutama dari segi pembimbingan mental dan pisikologisnya. Sebab korban mengalami trauma berat, dan saat ini korban dititipkan sementara di rumah perlindungan anak Tapak Sirih Tanjungpinang,” kata Erry.

Dari pengakuan korban ini, lanjut dia, selain diperlakukan penganiyayaan juga diperlakukan tidak senonoh oleh orang tua angkatnya ini. Dari pengakuan korban, bahwa orang tua kandungnya tidak mengatahui keberadaannya, sebab korban ini dipelihara orang tua angkatnya sejak masih kecil.

“Menurut informasi dari pihak berwajib, orang tua angkat korban berinisial S ini telah melarikan diri. Sudah tidak ada di rumahnya, kemungkinan pelaku telah kabur, setelah mengetahui anak angkatnya ini melaporkan ke polisi,” ungkapnya.

Kedepan katanya lagi, pihaknya akan mencari asal-usul korban ini dan juga orang tua kandungnya. Selain itu, pihaknya akan mencari rumah perlindungan bagi korban ini, dan semua ini akan menjadi tanggungan pemerintah.

“Korban harus mendapatkan hak-haknya, hak berlindung, hak hidup dan hak kebebasan dalam hidup sebagai anak. Dalam memenuhi kebutuhan kesaharian dan masa depan anak ini menjadi tanggungan pemerintah,” tukasnya

Sementra itu, Kasatreskrim Polres Tanjungpinang melalui KBO Ipda. Efendi membenarkan, bila ada laporan terkait penganinyayaan dan juga pemerkosaan yang dilakukan oleh orang tua angkat Bunga.

“Setelah kami menerima laporan ini dan langsung melakukan penyelidikan. Ternyata, pelaku berinisal S ini sudah tidak ada di rumahnya. Padahal kami langsung bergerak ke rumah pelaku setelah mendapatkan laporan itu. Kemungkinan pelaku ini telah mengetahuinya sehingga melarikan diri,” terangnya.

Kemudian ditegaskannya, pihak Satreskrim Polres Tanjungpinang akan terus melakukan pencarian terhadap pelaku ini. “Saat ini anggota kami masih melakukan pencarian namun belum berhasil menangkapnya. Doakan saja semoga dalam waktu dekat ini, pelaku bisa ditangkap,” ujarnya. (RNN)

250 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>