Published On: Rab, Jul 1st, 2015
                            

KP2KE Siapkan 300 Kerangka Hidroponik Atasi Pangan

KP2KE menyiapkan 300 Kerangka Hidroponik Atasi Pangan. Foto : Afrizal
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Dinas Kelautan Perikanan Pertanian Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang, telah menyiapkan 300 unit kerangka hidroponik tanaman pangan untuk mengatasi kekurangan pangan di Kota Tanjungpinang.

Bahkan Tanjungpinang yang dulunya dikenal bukan sebagai daerah penghasil komoditi sayur, kini mulai gencar menjadikan daerah produksi melalui pola hidroponik untuk menghasilkan komoditi sayuran.

“Ada 300 unit kerangka hidroponik yang kami siapkan untuk menanam sayuran jenis bayam, sawi dan akan diberikan kepada 18 Kelurahan yang ada di Tanjungpinang,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pertanian KP2KE Tanjungpinang, Kristina, Selasa (30/6) kemarin.

Dipilihnya sistem hidroponik untuk menghasilkan komoditi sayur mayur, lanjut dia, pada dasarnya memperhatikan kondisi lahan dan tingkat efisiensi suatu aktivitas pertanian.

“Sistem hidroponik ini bisa diterapkan di halaman rumah, dan di lahan yang tidak harus luas agar lebih mudah,” ujarnya.

Sementara, meski masih berstatus Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPLC), kata Kristina, dinas terkait akan kembali melakukan penyeleksian guna menghindari terjadinya penerimaan ganda.

Sebab, sistem hidroponik yang masuk dalam kategori uji coba tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan menambah jenis sayuran tiap tahapannya.

“Termasuk merencanakan penanaman cabe merah yang saat ini merajai harga komoditi pangan. Dan untuk saat ini kami sudah memanfaatkan lahan Bukit Manuk, untuk aktivitas pertanian dari mulai menanam jagung yang setelah panen akan diganti dengan menanam beragam jenis cabai, termasuk cabai merah,” katanya.

Terpisah, Kabid Pertanian KPPKE Kota Tanjungpinang, Hamerudin menambahkan, kebun buah di lahan Bukit Manuk diselingi dengan edukasi pertanian, sehingga perolehan ilmu pertanian di Yogyakarta bisa dipraktikan di lahan tersebut.

“Ada sekitar 6 kali panen jagung yang telah dilakukan di Bukit Manuk, rencananya kami akan memanfaatkan lahan bekas jagung tersebut untuk menanam cabai merah,” ujarnya.(AFRIZAL)

576 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>