Published On: Ming, Okt 19th, 2014
                            

KP2KE Lakukan Pelatihan Pengamanan Hutan

Kegiatan Perlindungan Hutan. Foto: Ist/HUMAS
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Dalam mengoptimalkan fungsi hutan melalui program perlindungan hutan di Kota Tanjungpinang, Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang melakukan pelatihan Satuan Pengamanan Hutan (Satpamhut), Pengembangan Mitra Kader Observasi dan Perlindungan Hutan, serta Pembinaan Masyarakat sekitar Hutan Lindung Bukit Kucing, Sabtu (18/10) di Hotel Bintan Plaza.

Dalam penyampaiannya, Kepala Dinas KP2KE Kota Tanjungpinang, Adnan mengatakan, selain untuk melatih para Satpamhut yang bertugas membantu pemerintah dalam melindungi fungsi hutan lindung. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menciptakan pola pokir dan menambah wawasan dikalangan pelajar dan masyarakat sekitar Hutan Lindung Bukit Kucing tentang pentingnya fungsi hutan bagi kehidupan.

“Kepedulian dan peran serta masyarakat dalam melestarikan dan pemanfaat hutan lindung sebagai daerah ecowisata juga wajib ditingkatkan,” katanya.

Selain itu, Adnan juga menjelaskan, bahwa peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, ada sebanyak 215 orang yang terbagi menjadi 3, yakni, 15 orang peserta pelatihan Satpamhut yang dipilih dari masyarakat umum yang telah lulus kualifikasi, 100 orang pelajar sebagai peserta Pengembangan Mitra Kader Observasi dan Perlindungan Hutan, serta 100 orang warga sekitar Hutan Lindung Bukit Kucing sebagai peserta Pembinaan Masyarakat sekitar.

“Pelatihan Satpamhut dilaksanakan selama 7 hari, sedangkan pelatihan Pengembangan Mitra Kader Observasi dan Perlindungan Hutan dilaksanakan selama 2 hari, Pembinaan masyarakat sekitar Hutan Lindung dilaksanakan selama 1 hari dengan narasumber dari Polisi Resort Tanjungpinang dan Satpol PP Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah yang secara resmi membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini tentunya diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Kota Tanjungpinang dengan betapa pentingnya fungsi hutan.

”Tanjungpinang dulu dan sekarang sangat berbeda. Perilaku masyarakatnya yang tidak peduli lingkungan menyebabkan banyak bencana alam yang terjadi,” katanya.

Bahkan, tambah Lis, saat ini sudah banyak pohon-pohon yang dijumpai pada masa kecilnya tapi tidak lagi dijumpai di masa sekarang ini. “Kalau dulu pohon beringin itu akarnya kuat dan usianya lama, disekitar pohon beringin pasti ada sumber air. Tapi sekarang pohon-pohon malah ditebang sembarangan,” kata dia.
“Seharusnya sudah kewajiban kita bersama untuk mempertahankan Tanjungpinang dengan kondidi alamnya,” ungkap Lis lagi.

Akan hal tersebut, Lis berpesan, kepada para peserta sebagai Satpamhut haruslah tegas dan memiliki nyali melindungi hutan lindung, karena Satpamhut bekerja dibawah hukum dan peraturan yang berlaku. “Satpamhut juga harus menguasai aturan, sehingga tidak takut untuk menegur pihak-pihak yang melakukan pengrusakan hutan secara sengaja. Kalau perlu laporkan kepada pihak yang berwajib,” pesannya. (ERA)

284 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>