Published On: Jum, Agu 29th, 2014
                            

Kontroversi Kurikulum 2013 di Mata Masyarakat

logo-kurikulum-2013. Foto: Ist
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Kepala SDN 009 Bukit Bestari, Andi Murizal. Foto: Kukuh

Kepala SDN 009 Bukit Bestari, Andi Murizal. Foto: Kukuh

Tanjungpinang, KepriDays.com – Kepala Sekolah SDN 009 Tanjungpinang Timur, Andi Murizal mengatakan, bahwa masih banyak orang tua murid yang merasa sistem mengajar pada kurikulum 2013 berubah drastis, sehingga menyebabkan terjadinya kontroversi atau perdebatan di mata masyarakat tentang kurikulum tersebut.

Bahkan, tambahnya, orang tua murid takut cara mengajar di sekolah bertentangan dengan cara orang tua mengajar dirumah, dan yang lebih takutnya ketika anak didik disalahkan karena tidak mampu bersaing di kurikulum yang berkembang saat ini.

“kurikulum 2013 ini sistem pegajarannya dengan pendekatan kepada anak didik, anak didik di tuntut untuk lebih kreatif dibandingkan kurikulum yang lama. Mungkin ini yang menjadi kontroversi yang terjadi di mata masyarakat,” tuturnya, Jum’at (29/8) kepada KepriDays.com.

Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang mengutamakan pemahaman belajar, skill anak didik dan pendidikan yang berkarakter. Maka, siswa yang di tuntut untuk lebih paham materi yang diajarkan, serta harus aktif dalam berdiskusi dan presentasi namun tidak lupa juga memiliki sopan santun dan disiplin yang tinggi.

“kita kemarin sudah melakukan sosialisasinya. Mungkin bagi sebagian orang tua masih menganggap tabu,” jelasnya.

Sedangkan kurikulum 2013 saat ini, lanjut Murizal, hanya digunakan oleh SDN 009 untuk kelas 1 dan 2. Kelas 3 dan kelas 6 akan menyusul secara meyeluruh pada tahun depan menggunakan kurikulum 2013. “Sebagian guru sudah ikut pelatihan tentang kurikulum 2013 dan beberapa buku sudah datang namun belum lengkap serta masih kurang beberapa tema dan tahapan-tahapan. Ada kemungkin dalam waktu dekat ini akan selasai semuanya,” kata dia.

Sementara menurut penuturan salah satu orang tua murid, Ningsih mengatakan, bahwa belum ada sosialisasi tentang kurikulum 2013 untuk orang tua murid. Maka, selama ini dia tidak mengetahui tentang cara pembelajaran anaknya di kurikulum 2013. “Kemarin saat penerimaan rapot hanya diberitahukan bahwa akan menerapkan kurikulum baru, namun sampai sekarang belum ada sosialisasinya,” kata dia. (CR09)

280 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>