Published On: Rab, Okt 5th, 2016
                            

Kenapa Nama Kapal Hias Lingga Bulang Linggi?

kapal-hias-sungai-carang. Foto : Ruzi
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Lingga, KepriDays.com – Tentu masyarakat Kabupaten Lingga bahkan masyarakat Kepri bertanya, kenapa nama kapal hias Kabupaten Lingga untuk memeriahkan Festival Bahari Kepri yang direncanakan pada akhir Oktober ini bernama Bulang Linggi?

Diketahui dari M Asward, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kabupaten Lingga, setelah pengusul sepuluh nama untuk digunakan pada kapal hias itu, Disbudpar Lingga bersama LAM Kabupaten Lingga, MUI Kabupaten Lingga, tokoh adat, serta tokoh masyarakat, sepekata menggunakan nama Bulang Linggi.

“Sudah kami sepakati bersama dengan para budayawan, tokoh adat serta pemerintah daerah saat agenda rapat pada Jum’at (30/09) lalu. Kapal hias ini dinamai dengan nama Bulang Linggi,” ungkap M Asward, Rabu (05/10).

Sedangkan Lazuardy, Staff Bidang Sejarah, Budaya dan Kesenian Disparbud Kabupaten Lingga menjelaskan, terkait nama Bulang Linggi yang akan digunakan untuk kapal hias utusan dari Lingga tersebut, sebenarnya hanya nama perahu yang sering dipakai oleh Raja Haji dalam setiap lawatan dan dalam menjaga keamanan semasa beliau menjadi yang di pertuan muda IV Riau selain perahu-perahu yang lainnya.

“Akan tetapi nama Bulang Linggi itu selalu disebut-sebut dalam beberapa sumber sejarah Riau-Lingga. Jika mengacu kata Bulang dan Linggi, ada yang berpendapat nama tempat. Tapi, ada juga berpendapat nama Bulang merupakan nama orang dan Linggi nama tempat yang ada di Selangor ketika dulu. Yang mana betul perlu dikaji,” kata Lazuardy.

Kemudian, dijelakannya lagi, ketika tema yang digunakan untuk kapal hias tersebut tentang strategi perang gerilya laut, maka tidak terlepas dengan Raja Haji beserta Sultan Mahmud Riayat Syah. “Jadi, itu cuma nama ingat-ingatan sejarah saja. Selain nama-nama yang lain. Kalau boleh kita katakan ibarat nama pujaan atau timang-timangan atau favorit sewaktu itu,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga menambahkan, kata Bulang juga dikaitkan dengan sebuah puisi yang berjudul Bulang Cahaya. “Seolah – olah nama pujaan hati yakni puan Bulang. Tapi jika mengacu nama tempat di Riau-Lingga juga ada nama tempat Bulang,” cetusnya.

Sementara diketahui sepuluh nama yang pernah diusulkan untuk kapal hias Lingga, yakni, Sri Lanjut, Lelarum, Sri Daik, Mahmud, Penyengat, Belah Semangka, Betara Bayu, Gempita Sakti, Panah Halilintar dan Bulang Linggi. Setelah selesai dikaji, akhirnya dipilihlah Bulang Linggi untuk digaungkan nanti. (CR18)

435 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>