Published On: Rab, Mei 14th, 2014
                            

Kemendikbud dan Kemenag RI Dorong Peningkatan Penerima BSM di 2014

Sosialisasi Program Bantuan Siswa Miskin 2014. Foto : Roni
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) dan Kementrian Agama (Kemenag) RI bersama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) berupaya untuk terus mendorong tingkat penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) dengan menggunakan Kartu Perlindungan Sosial (KPS), Rabu (14/5) di Hotel Aston Kota Tanjungpinang.

Menurut Mendikbud RI, Muhammad Nuh, BSM adalah program bantuan uang tunai yang diberikan kepada keluarga sasaran yang memiliki anak usia sekolah, agar bisa meringankan beban dalam memenuhi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan orangtua.

“BSM merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan dukungan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, untuk memperoleh haknya mendapatkan akses pendidikan,” ucapnya.

Sedangkan ditempat terpisah, perwakilan TNP2K, Sri Kusuma Astuti Rahayu menjelaskan, pada tahun 2013, salah satu cara pemerintah untuk meningkatkan penerima BSM ialah dengan membagikan KPS sebanyak 15,5 juta Rumah Tangga Sasaran atau masyarakat Indonesia yang berada di 25 persen tingkat kesejahteraan terendah.

“Dengan adanya KPS, pemerintah berusaha memperbaiki penetapan sasaran program-program perlindungan sosial, termasuk diantaranya BSM, agar lebih terarah dan tepat sasaran,” katanya.

Selain itu, Sri mengatakan, semua rumah tangga tersebut yang memiliki KPS dan memilik anak usia sekolah, baik itu terdaftar di Sekolah maupun Madrasah Negeri atau Swasta berhak mendapatkan BSM.

“Caranya dengan cukup membawa KPS ke sekolah beserta bukti pendukung, seperti, Kartu Keluarga atau Surat Keterangan Tidak Mampun bahwa anak tersebut berasal dari rumah tangga penerima KPS,” ungkapnya.

Sementara, Direktorat Pembinaan SMA RI, Bambang Hartono mengatakan, untuk dana tunai para penerima BSM diseluruh Sekolah maupun Madrasah Negeri dan Swasta berkisaran, SD atau MI Rp. 450 Ribu, SMP atau MTs Rp. 750, MA atau SMA dan SMK Rp. 1 juta.

“Semua langsung kita salurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (red, BRI) melalui program Virtual Count untuk tahun 2014. Jadi para penerima yang tidak memiliki rekening di BRI pun bisa mengambil dana tunai BSM itu,” ucapnya. (RNN)

194 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>