Published On: Kam, Agu 28th, 2014
                            

Keluarga Top Model Ngamuk, PN Batam Heboh

Saat Digiring Petugas Masuk ruangan Sidang Adu Jotos Hasen. Foto: Indralis
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Tersangka pembunuhan saat diperiksa. Foto: Indralis

Tersangka pembunuhan saat diperiksa. Foto: Indralis

Batam, KepriDays.com – Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kota Batam pada Kamis (28/8) siang sekitar pukul 14.00 Wib, sempat heboh jadi tontonan pengunjung yang ada di tempat tersebut, karena pihak keluarga almarhum Dewi yang disebut sebagai Top Model Batam korban pembunuhan yang dilakukan Asen alias Hasan tiba-tiba mengamuk dan menyerang secara tiba-tiba dengan geramnya.

Padahal, hari ini adalah hari perdana sidang di gelar untuk Asen alias Hasan dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tri Yanto SH. Saat digiring dari ruang tahanan ke ruang sidang, beberapa orang yang diketahui keluarga Dewi yang memang sudah menunggu, langsung memukul dan menendang Asen, bukan itu saja pihak petugas pun kelabakan dengan aksi kejadian itu.

Tak mau kalah, Asen alias Hasan yang tangannya masih terborgol berusaha melawan dan sempat menendang salah satu keluarga Dewi. Sempat terjadi adu pukul di antara mereka sebelum dilerai oleh petugas Kejaksaan dan Kepolisian. “Sudah-sudah, hoi.. hoi.. berhenti!,” bentak petugas sembari mengamankan Asen menuju ke ruangan sidang.

Hingga pukul 14.30 Wib, sidang perdana pembunuhan siswi salah satu SMK di Batam dan juga salah seorang Top Model Batam itu belum dimulai akibat situasi ramai dengan suara gaduh. Salah seorang pengacara Aman Simamora saat berada ditempat itu mengatakan kepada awak media yang bertugas di PN Batam, seharusnya petugas yang mengawal khususnya dari Kejaksaan Negeri dan polisi mengapit Asen.

“Ya seharusnya polisi dan kejaksaan apit dia itu, karena bukan kasus kasus main-main. Pembunuhan Top Model pasti pihak keluarga kurang puas makanya terjadilah kegaduhan di PN ini,” ujarnya.

Bahkan, Aman juga meninta kepada petugas dari Kejaksaan dan kepolisian agar betul-betul menjaga tahanan dan menggiring betul-betul sampai ke tujuan. “Ya kalau tidak betul-betul bisa membuat fatal bagi tahanan jika keluarga dendam,” ungkapnya. (IND)

171 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>