Published On: Sen, Mei 19th, 2014
                            

Kantor PLN Dilempar Telor Oleh Pendemo

Tampak Para Pendemo Yang Sedang Melempari Kantor PLN Dengan Telor Busuk. Foto : Roni
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Para pendemo yang tergabung dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP), Mahasiswa dan masyarakat Kota Tanjungpinang melempari Kantor Pembangkit Listrik Negara (PLN) rayon Kota Tanjungpinang dengan telor busuk, karena sangat geramnya melihat kondisi krisis listrik yang ada di Kota Tanjungpinang.

Aksi ini dilakukan untuk mempertanyakan kinerja PLN yang tidak becus selama 4 tahun kebelakangan, karena sering memadamkan listrik mendekati bulan puasa. Bahkan bukan hanya sekali pemadaman bergilir yang dilakukan, sampai 3 kali dalam sehari didaerah yang sama.

Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) para Pendemo, Junaidi mengatakan, seharusnya ketika krisis seperti ini terjadi, General Manager (GM) PLN harus hadir. Bukan mengutus Pelaksana Harian (PH) Manager untuk menemui pendemo, malahan yang mengherankan GM sekarang sedang tidak ada ditempat.

“Apa yang dilakukan GM PLN, ini merupakan saat-saat genting, malah dia tidak ada ditempat. Ada apa ini sebenarnya,” teriak Korlap tersebut disaat aksinya.

Massa yang telah larut dengan geramnya bersama para pendemo lain pun mulai melempar satu persatu alat elektronik rusak yang diakibat dari pemadaman bergilir yang dilakukan pihak PLN Kota Tanjungpinang. Alat-alat elektronik tersebut, yakni, 3 unit Televisi 21 inci layar cembung dan 1 unit DVD Player yang dilempar.

Masih merasa tidak puas dengan hal tersebut, pendemopun membakar 3 buah ban tepat ditiang bendera depan Kantor PLN Kota Tanjungpinang. Merasa suasana yang semakin tegang, akhirnya PH Manager PLN beserta dua Assisten Manager mau menandatangi tuntutan para pendemo dengan surat perjanjian yang ditanda tangani diatas matrai Rp. 6 Ribu.

Isi dari surat perjanjian tersebut, kata Junaidi, pertama hari Rabu diadakan pertemuan dengan General Manager PLN Kota Tanjungpinang bersama pihak Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, serta Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Masyarakat di Kantor PLN Kota Tanjungpinang pada pukul. 10.00 Wib.

Kedua, dalam pertemuan tersebut, masih kata Junaidi, PLN harus berkomitmen menyelesaikan masalah krisis listrik yang terjadi di Kota Tanjungpinang, ketiga, apa bila 2 perjanjian diatas tidak dapat dipenuhi maka para GM dan Assisten Manager siap mengundurkan diri.

“Perjanjian ini juga ditandatangani perwakilan Pemko pak suyatno dan PH Manager PLN Badruz,” katanya.

Sementara, untuk menyikapi hal tersebut, PH Manager PLN rayon Kota Tanjungpinang, Badruz mengatakan, tiga tuntutan itu akan diusahakan untuk dipenuhi secepat mungkin.

“Ya saya siap mundur, jika tidak terpenuhi. Kami juga akan berusaha untuk menyelesaikan masalah krisis listrik yang terjadi sekarang,” ungkapnya. (RNN)

207 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            
Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. lecelah mat mengatakan:

    Dari jaman orba sampai sekarang Tidak ada perubahan untuk pln sama aja bubarkan aja pln biar apa kata dunia

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>