Published On: Jum, Mar 31st, 2017
                            

Jokowi Ingin Kepri Konsentrasi Pengembangan Pulau-Pulau

Ratas gubernur dan presiden.jpg.jpeg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Jakarta, KepriDays.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan Kepri memberi konsetrasi penuh terhadap pengembangan setiap pulau, seperti, Anambas, Natuna, Lingga, Karimun, Bintan, Batam dan Tanjungpinang.

“Kalau lebih fokus, perekonomian lebih cepat tumbuh dan lapangan kerja lebih banyak lagi,” kata Jokowi, Kamis (30/03) sore, saat pengantar Rapat Terbatas tentang Kepri di Istana Merdeka, Jakarta kemarin.
 
Sedangkan ratas yang diagendakan pukul 15.00 WIB, namun baru dimulai pulul 16.03 WIB itu membahas dua topik, yakni, Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Kepulauan Riau, serta tentang Percepatan Pembangunan Batam.

Dalam ratas itu, Presiden Jokowi juga melihat persentase pengangguran terbuka di Kepri masih cukup tinggi yakni sebesar 7,69 persen. Karena itu, menurut Presiden, di lapangan antara Gubernur, Walikota dan juga BP Batam harus satu, harus terintegrasi, sehingga kecepatan pelayanan kepada investasi kepada investor betul-betul bisa dilakukan.

“Ini memang memerlukan sebuah pertemuan yang lebih khusus lagi, memerlukan sebuah keputusan, sehingga kecepatan pelayanan yang diinginkan oleh investor yang selama ini saya dengar, betul-betul bisa diberikan,” kata Jokowi.

Sementara, Jokowi menilai, Batam semakin mampu bersaing sehingga menekankan perlunya dikelola, di-manage lebih profesional lagi dan diharapkan Batam menjadi sebuah kawasan ekonomi yang benar-benar bisa dikembangkan,terutama untuk sentra-sentra industri.

“Potensinya sangat besar​ sekali, tetapi mungkin memang di sisi kecepatan pelayanan yang paling banyak memang keluhan di bidang urusan pertanahan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyebutkan, Presiden Jokowi merepon cukup bagus program yang mereka tawarkan. Program yang ditawarkan itu selain menjadikan Bintan dan Karimun sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), adalah Rempang dan Galang juga sebagai KEK.

“Presiden merespon bagus. Dalam pertemuan itu langsung menginstruksikan Menteri terkait menindaklanjuti. Presiden permintan KEK yang kita tawarkan cepat direalisasikan,” kata Nurdin.

Selain soal skim KEK untuk Batam Rempang Galang, kata Nurdin, pihaknya juga minta kejelasan soal wewenang antara Pemko dan BP Batam. Kalau segera diselesaikan, tampak kepastian hukum yang semakin jelas. Hal ini pasti meyakinkan kembali investor.

“Kita ingin cepat dan tak ada lagi kewenangan yang tumpang tindih. Presiden juga minta masalah ini cepat diselesaikan kementerian terkait,” kata Nurdin. (RNN)

357 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>