Published On: Jum, Mei 16th, 2014
                            

JIM Kepri Minta Usut Tuntas Korupsi Gubernur Kepri

Demo JIM Kepri di Kantor Gubernur Kepri. Foto: Rony
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Perwakilan Gubernur, Syafri saat menemui pendemo. Foto: Rony

Perwakilan Gubernur, Syafri saat menemui pendemo. Foto: Rony

Tanjungpinang, KepriDays.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Informasi Mahasiswa (JIM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Demo meminta kepada penegak hukum yang berwenang, untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Gubernur Provinsi Kepri, H. Muhammad Sani sewaktu masih menjabat sebagai Bupati Kabupaten Karimun tahun 2000 lalu, Jum’at (16/5) didepan Kantor Gubernur Provinsi Kepri, Dompak Kota Tanjungpinang.

Sebab pada tahun tersebut, Gubernur Provinsi Kepri, H. Muhammad Sani adalah Ketua Pembebasan Lahan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Karimun yang diduga merugikan negara sebanyak Rp. 1.8 Miliyar.

“Harga lahan sebenarnya Rp. 50 Ribu permeter persegi sesuai Kepres (red, Keputusan Presiden) Nomor 55 Tahun 1993 dengan NJOP yang berjalan pada tahun 2000, namun saat itu terjadi kenaikan menjadi Rp. 130 Ribu permeter perseginya, jelas ini merugikan negara sebanyak Rp. 1,8 M,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Demo JIM Kepri, Kardoni Vernandes.

Bahkan bukan itu saja, lanjut Kardoni, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dimasa kepemimpinan H. Muhammad Sani juga melakukan penyerobotan lahan warga dan pembelian lahan secara fiktif seluas 2,6 Hektar pada tahun 2004.

“Intinya kami disini menuntut untuk penegak hukum menggadili Gubernur Kepri H. Muhammad Sani sesuai UUD yang berlaku di Indonesia. Dan memintanya untuk turun sebagai Gubernur Kepri, karena aksi ini bukan hanya sekali kami lakukan sudah dari tahun 2012 hingga sekarang belum ada penegak hukum yang mengadilinya,” ucap Kardoni yang biasa dipanggil Dadang.

Sementara, Perwakilan Gubernur Provinsi Kepri, Syafri S.S yang menjumpai massa pendemo dari JIM Provinsi Kepri mengatakan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi dari mahasiswa tersebut ke Gubernur Provinsi Kepri H. Muhammad Sani. “Karena sekarang Pak Gubernur lagi tidak ditempat, jadi tidak bisa menjumpai mahasiswa. Beliau lagi di Batam sibuk menyambut tamu, untuk MTQ Nasional,” katanya.

Walaupun sempat terjadi ke ricuhan antara pendemo dari JIM Provinsi Kepri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepri di back-up pihak Kepolisian yang mencoba mendobrak masuk ke Kantor Gubernur Kepri. Massa berhasil diredam dan akhirnya membubarkan diri secara damai.

“Kami akan lakukan demo lagi, jika belum ada hasil dari penegak hukum,” kata Kardoni. (RNN)

239 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>